Seorang pendiri startup bernama Ziwen Xu memanfaatkan model kecerdasan buatan canggih untuk menciptakan game tiruan Grand Theft Auto (GTA) 6.

Langkah ini diambil karena ia tidak sabar menunggu peluncuran resmi dari Rockstar Games yang baru dijadwalkan pada November 2026.

>>> Gubernur Sulsel Sambut 392 Jamaah Haji Kloter 21 di Makassar

Xu adalah pendiri startup Hyperecho.

Ia mengumumkan rencana pembuatan game versinya sendiri menggunakan teknik vibe coding melalui model kecerdasan buatan generatif Claude 20x milik Anthropic.

Xu juga rutin membagikan kodenya di GitHub.

Target ambisius tersebut disampaikan langsung oleh Xu melalui unggahan di media sosial X. "Targetnya: mengalahkan peluncuran GTA 6 yang sebenarnya.

Ambisius, mungkin bodoh, tapi saya tetap akan melakukannya," tulisnya.

Unggahan awal Xu memperlihatkan cuplikan video perkembangan game yang awalnya hanya berupa bentuk oval biru 3D bergerak.

>>> Jadwal MotoGP Ceko 19-21 Juni 2026 di Sirkuit Brno

Namun pada hari kedua, game tersebut sudah berubah menjadi karakter mirip manusia di lingkungan perkotaan.

Meskipun mengalami kemajuan pesat hingga memunculkan karakter NPC dan kendaraan pada hari keenam, Xu mengakui bahwa proyek tersebut masih memiliki kendala teknis.

Salah satu masalah adalah agen AI membangun gedung pencakar langit di pusat kota Los Angeles, padahal game ini seharusnya berlatar di Florida.

Kendala kuota penggunaan model kecerdasan buatan juga menjadi tantangan. "Saya telah menghabiskan 33% dari penggunaan mingguan 20x saya dalam satu hari.

Jadi waktu terus berjalan," tulis Xu.

>>> Jadwal MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Marc Marquez Jadi Unggulan

Hingga saat ini belum diketahui sejauh mana komitmen Xu untuk melanjutkan pengerjaan proyek tersebut. Ia masih memiliki waktu beberapa bulan sebelum Rockstar Games meluncurkan GTA 6 yang asli.