Ketiga, memberikan dampak struktural terhadap valuasi perusahaan karena berkurangnya jumlah saham beredar dapat meningkatkan earning per share maupun return on equity.

Abida menilai besarnya pengaruh tindakan ini juga ditentukan oleh skala program dibandingkan kapitalisasi pasar emiten.

Program milik Astra International senilai Rp 8 triliun dan Telkom Indonesia sebesar Rp 4 triliun dinilai lebih material.

Aksi beli bersih investor asing dalam beberapa hari perdagangan terakhir menjadi katalis tambahan yang dapat memperkuat sentimen pasar.

Namun, keberlanjutan kenaikan harga saham tetap ditentukan oleh kinerja bisnis dan prospek pertumbuhan masing-masing perusahaan.

Dari sisi rekomendasi, Abida mempertahankan rekomendasi beli untuk saham Astra International dan Telkom Indonesia. Target harga yang ditetapkan masing-masing adalah Rp6.850 dan Rp3.750 per saham.

Sementara itu, Elandry merekomendasikan beli saham Bank Rakyat Indonesia, Telkom Indonesia, Astra International, dan NCKL.

>>> Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Ganggu 29 Site BTS Telekomunikasi

Target harga masing-masing adalah Rp3.500, Rp3.300, Rp5.500, dan Rp1.200 per saham.