Pemerintah Bentuk Tim Pengadaan Batu Bara untuk PLN Atasi Krisis Pasokan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan pembentukan tim pengadaan energi primer bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan pasokan batu bara kalori medium bagi pembangkit listrik PT PLN (Persero) yang memicu pemadaman listrik bergilir di beberapa wilayah Jawa.
>>> Manchester United Incar Marc Casado dari Barcelona
Defisit pasokan terjadi karena produsen enggan menjual batu bara kalori medium akibat selisih lebar antara harga Domestic Market Obligation (DMO) sebesar US$ 70 per ton dengan Harga Batu Bara Acuan (HBA) yang mencapai US$ 84,53 per ton.
Dari total kebutuhan tahunan PLN sebesar 154 juta metrik ton, penugasan pemerintah mencapai 190 juta ton.
Namun, baru 134 juta ton yang berhasil dikontrakkan, sehingga menyisakan kekurangan 20 juta ton.
Untuk merekonfirmasi data dan menyamakan persepsi, Menteri ESDM menggelar rapat intensif selama 5,5 jam bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo beserta jajaran direksi.
"Dari 190 juta ton yang sudah dilakukan konfirmasi kurang lebih sekitar 150-160 juta ton. Dan sudah dilakukan kontrak sebesar 134 juta ton.
Artinya dari total kebutuhan PLN 154 juta yang sudah dikontrak 134 berarti kan tinggal kurang 20 yang belum dikontrakkan," ujar Bahlil.
Pertemuan panjang tersebut diinstruksikan untuk memetakan kendala operasional secara transparan agar tidak memicu multiinterpretasi di publik terkait keandalan pasokan energi nasional.
Kebijakan pengetatan pengawasan ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan akuntabilitas rantai pasok energi primer.
"Semalam sudah rapat diarahkan langsung oleh Bapak Presiden bahwa dalam rangka pengawasan energi primer agak tidak begini terus maka kita membentuk tim pengadaan PLN, Irjen, Dirjen Minerba, dan BPKP agar tidak ada dusta diantara kita.
Update Terbaru
IHSG Menguat 4,12% ke Level 6.254,97 pada Senin
Rabu / 17-06-2026, 06:40 WIB
Bruno Fernandes Bangga Kembali Berjuang Bersama Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:40 WIB
Vinicius Junior Cetak Gol Penyelamat Brasil Kontra Maroko
Rabu / 17-06-2026, 06:36 WIB
Pergerakan Bulan di Leo Dorong Kreativitas Seluruh Zodiak pada 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:35 WIB
Harga Emas Dunia Berpeluang Kembali Cetak Rekor Tertinggi
Rabu / 17-06-2026, 06:35 WIB
KAI Commuter Rilis Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:32 WIB
Polda Metro Jaya Berlakukan Kembali Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Pasca Libur Nasional
Rabu / 17-06-2026, 06:29 WIB
OJK Panggil Toyota Astra Financial Services Terkait Dugaan Kekerasan Debt Collector
Rabu / 17-06-2026, 06:29 WIB
Pertumbuhan Solid Bisnis Remitansi Perbankan hingga April 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:28 WIB
Bisnis Remitansi Perbankan Tumbuh Solid hingga April 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:28 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Mulai Rabu 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:28 WIB
Qualcomm Siapkan Lebih dari 40 Desain Perangkat AI untuk Era Agen Cerdas
Rabu / 17-06-2026, 06:24 WIB
Zidane Iqbal Catat Sejarah sebagai Pemain Keturunan Pakistan Pertama di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:20 WIB
Austria vs Yordania: Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:20 WIB






