Pasokan Batu Bara Global Tertekan Akibat Gangguan di China dan Indonesia
Pasokan batu bara di pasar internasional menghadapi tekanan berat dari dua faktor utama. Kecelakaan tambang di China dan ketidakpastian regulasi ekspor di Indonesia menjadi pemicunya.
Kondisi ini diperkirakan bakal memicu lonjakan harga batu bara dunia. Hal ini terjadi di tengah pemulihan pasokan gas alam cair (LNG) yang belum sepenuhnya normal pasca-konflik Iran.
>>> IHSG Berpeluang Menguat Usai Libur Tahun Baru Islam
Kombinasi hambatan distribusi berpotensi memperketat ketersediaan batu bara global dalam beberapa bulan ke depan.
Ketegangan geopolitik sebelumnya sempat menghentikan pelayaran di Selat Hormuz, jalur krusial untuk seperlima pasokan minyak dan LNG dunia.
Dampaknya, Jepang dan Korea Selatan meningkatkan pembelian batu bara bermutu tinggi.
Langkah tersebut mendorong harga acuan Newcastle mendekati level tertinggi dalam dua tahun terakhir, melampaui 150 dollar AS per ton.
Sebaliknya, permintaan untuk batu bara kalori rendah asal Indonesia sempat lesu karena minimnya serapan dari China dan India.
Kedua negara itu masih mengandalkan cadangan domestik serta pasokan energi terbarukan.
Situasi pasar mulai bergeser setelah ledakan maut melanda area tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China, bulan lalu.
Insiden tersebut memicu pemeriksaan keselamatan massal yang membatasi produksi lokal.
Dampak Kecelakaan Tambang di China
Chief Executive Officer (CEO) DBX Commodities Alexandre Claude memprediksi impor batu bara termal China pada Juni melonjak 27,6 persen secara tahunan menjadi 27,8 juta ton.
Lonjakan ini dipicu oleh kenaikan kebutuhan listrik musiman saat pasokan domestik mengetat.
"Kebijakan keselamatan di Shanxi dan transisi pengelolaan ekspor batu bara Indonesia ke Danantara telah memperketat pasokan batu bara laut (seaborne coal).
Bantalan persediaan mulai menipis.
Update Terbaru
Fulham Patok Harga Sander Berge Rp500 M di Tengah Minat Manchester United
Rabu / 17-06-2026, 06:16 WIB
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:16 WIB
Alfamart Gulirkan Promo Juni 2026: Diskon Susu hingga 50% dan Cashback Diapers
Rabu / 17-06-2026, 06:16 WIB
IHSG Berpotensi Menguat di Tengah Aksi Jual Bersih Investor Asing
Rabu / 17-06-2026, 06:14 WIB
FF Kipas Beta Viral di TikTok, Klaim Atasi Lag Free Fire di HP Kentang
Rabu / 17-06-2026, 06:12 WIB
Peluang Peningkatan Penilaian MSCI untuk Pasar Modal Indonesia Dinilai Terbatas
Rabu / 17-06-2026, 06:10 WIB
IHSG Diproyeksikan Lanjutkan Penguatan ke Level 6.360
Rabu / 17-06-2026, 06:10 WIB
Phintraco Sekuritas Prediksi IHSG Menguat ke Level 6.400
Rabu / 17-06-2026, 06:10 WIB
Bintang Pria Korea Tertekan Turunkan Berat Badan
Rabu / 17-06-2026, 06:09 WIB
GM dan Lockheed Martin Bersatu untuk Produksi Senjata Militer
Rabu / 17-06-2026, 06:09 WIB
PT Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Kerja di Sulawesi, Perpanjang Pendaftaran hingga 25 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 06:09 WIB
Piala Dunia 2026 Wajibkan Hydration Break di Setiap Pertandingan
Rabu / 17-06-2026, 06:08 WIB
Erling Haaland Borong Dua Gol Bawa Norwegia Ungguli Irak
Rabu / 17-06-2026, 06:05 WIB
Harga CPO Melonjak Signifikan Akibat Rencana Implementasi Biodiesel B50
Rabu / 17-06-2026, 06:04 WIB






