FIFA akan menerapkan aturan jeda minum atau hydration break secara menyeluruh di setiap pertandingan Piala Dunia 2026.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk laga di wilayah beriklim panas, tetapi juga di area dingin dan stadion tertutup.

>>> Erling Haaland Borong Dua Gol Bawa Norwegia Ungguli Irak

Langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga keselamatan para pemain ketika kondisi lingkungan kurang mendukung.

Kekurangan cairan selama bertanding berisiko memicu heat exhaustion hingga serangan heat stroke.

Aturan Baru untuk Semua Laga

Pada masa lalu, regulasi ini hanya diterapkan dalam pertandingan tertentu dengan mengukur Wet-Bulb Globe Temperature Index (WBGT).

Jeda minum baru diberikan jika suhu lingkungan dianggap membahayakan.

>>> Harga CPO Melonjak Signifikan Akibat Rencana Implementasi Biodiesel B50

Kini, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 diwajibkan memberlakukan aturan jeda minum secara konsisten.

Wasit akan meniup peluit tanda berhenti sementara pada menit ke-22 di setiap babak.

Setiap sesi jeda minum berlangsung selama 3 menit.

>>> Saham SpaceX Melonjak 20 Persen pada Hari Kedua Perdagangan

Para pemain mendapat kesempatan beristirahat sejenak dan mengonsumsi air minum untuk menjaga kebugaran tubuh.