Ganjar dan PDIP Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Aksi Mahasiswa

Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo dan fungsionaris partai membantah tuduhan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu yang mengaitkan eks tim sukses Pilpres 2024 dengan aksi penolakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mahasiswa di Jakarta pada Selasa (16/6/2026).
Tudingan dari Aliansi BEM Bersatu muncul karena pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, menggunakan mobil Toyota Fortuner yang diduga milik Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.
>>> Inggris Hadapi Kroasia di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Ganjar: Kritik Jangan Direspons dengan Pelabelan Politik
Menanggapi hal tersebut, Ganjar Pranowo menilai bahwa pelabelan politik terhadap kelompok kritis hanya menjadi alat untuk menghindari pokok permasalahan yang sedang dikritik oleh masyarakat.
"Melabeli aktivis atau warga yang kritis sebagai bagian dari kubu politik tertentu adalah cara paling mudah untuk menghindari substansi persoalan," kata Ganjar kepada kumparan, Selasa (16/6).
Mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut menambahkan bahwa setiap kritik publik seharusnya dijawab pemerintah menggunakan data serta kebijakan yang tepat, bukan dengan membangun narasi afiliasi politik.
"Kalau ada kritik, jawab dengan data. Kalau ada masukan, respons dengan kebijakan.
Jangan membangun narasi seolah-olah hanya pendukung pemerintah yang boleh berbicara, sementara yang kritis pasti dianggap lawan politik," ujarnya.
Ganjar menegaskan bahwa hak berpendapat dilindungi oleh konstitusi dan negara didirikan untuk melindungi hak warga negara tersebut.
"Negara ini dibangun bukan untuk melayani penguasa, tetapi untuk melindungi hak warga negara, termasuk hak untuk berbeda pendapat," lanjutnya.
Menurutnya, pertanyaan mengenai arah dukungan politik sering kali sengaja digulirkan hanya demi menjatuhkan legitimasi dari kritik yang disampaikan oleh warga.
Update Terbaru
Ronaldo Kritik Taktik Ancelotti Usai Brasil Imbang Lawan Maroko
Rabu / 17-06-2026, 05:49 WIB
Ruben Amorim Resmi Tukangi AC Milan Gantikan Massimiliano Allegri
Rabu / 17-06-2026, 05:49 WIB
Trevoh Chalobah Resmi Gantikan Tino Livramento di Skuad Piala Dunia Inggris
Rabu / 17-06-2026, 05:48 WIB
Kylian Mbappe Cetak Dua Gol dan Rekor Baru untuk Prancis
Rabu / 17-06-2026, 05:48 WIB
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2.729.000 per Gram pada 16 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 05:48 WIB
Israel Siapkan Rencana Mandiri Hadapi Perubahan Kebijakan Donald Trump
Rabu / 17-06-2026, 05:48 WIB
Danantara Indonesia Raih Pemesanan Obligasi Global 4,6 Miliar Dollar AS
Rabu / 17-06-2026, 05:48 WIB
Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran Program Padat Karya 2026, Sediakan 2.843 Lowongan
Rabu / 17-06-2026, 05:44 WIB
Gencatan Senjata AS-Iran Tekan Posisi Politik Netanyahu
Rabu / 17-06-2026, 05:44 WIB
Krisis Solar di Sumatera: Antrean Panjang Kembali Terjadi, Sistem Logistik Dipertanyakan
Rabu / 17-06-2026, 05:44 WIB
Thomas Tuchel Panggil Trevoh Chalobah ke Skuad Piala Dunia Inggris
Rabu / 17-06-2026, 05:44 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia April 2026 Tembus 439,8 Miliar Dolar AS
Rabu / 17-06-2026, 05:41 WIB
DPRA Desak Polisi Usut Penganiayaan Warga oleh Debt Collector
Rabu / 17-06-2026, 05:41 WIB
Real Madrid dan Manchester United Bersaing Rekrut Mateus Fernandes
Rabu / 17-06-2026, 05:40 WIB






