"Itu hanya 'cocokologi', mobil yang dipakai Tiyo adalah pinjaman dari seseorang, dan seseorang itu adik dari seseorang yang besannya dari orang yang dulunya timses di pilpres, padahal pilpres sudah selesai," ucapnya.

Guntur menggarisbawahi bahwa hubungan keluarga tidak mencerminkan kesamaan pilihan politik, lalu mempertanyakan sikap BEM Bersatu terhadap dugaan korupsi tiga mantan pimpinan BGN.

"Adik kakak juga belum tentu pilihan politiknya sama. Besanan juga belum tentu sama politiknya.

Dipaksakan dengan cocokologi. Kritik terhadap MBG itu datang dari hampir semua lapisan masyarakat.

Yang sekarang terbukti dengan ditangkapnya 3 eks pimpinan BGN atas tuduhan korupsi. Apa BEM Bersatu itu mau bela koruptor MBG?

," tandasnya.

Di sisi lain, Aliansi BEM Bersatu tetap mencurigai adanya keterlibatan aktor politik praktis di balik gerakan mahasiswa penolak program MBG tersebut.

"Kedua, kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan ini.

Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu," kata Rahmat dalam konferensi pers, Selasa (16/6).

Juru Bicara BEM Bersatu Rahmat Djimbula membeberkan bukti asumsi mereka yang merujuk pada kepemilikan mobil Fortuner operasional aksi serta kehadiran politisi PDIP Andi Widjajanto.

"Mobil Fortuner yang digunakannya diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ujar Rahmat.

BEM Bersatu menambahkan, kecurigaan tersebut diperkuat oleh rencana kehadiran Tiyo Ardianto dalam sebuah acara diskusi kebangsaan di Bandung pada 18 Juni 2026 bersama Setyo Sularso dan sejumlah tokoh kritis lainnya.

"Keterkaitan tersebut juga diperkuat oleh kehadiran Tiyo Ardianto dalam Dialog Nasional Kebangsaan yang akan dilaksanakan di Bandung pada tanggal 18 Juni 2026 mendatang, bersama dengan sejumlah tokoh seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa.

Dalam forum yang sama, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir, menunjukkan adanya jejaring yang patut dicermati," kata Rahmat.

>>> Neymar Kembali Berlatih, Peluang Tampil Lawan Haiti Masih Kecil

Dilansir dari Kompas TV, nama mantan Panglima TNI Andika Perkasa turut disinggung oleh Aliansi BEM Bersatu dalam pernyataan sikap yang dirilis pada Selasa (16/6/2026) terkait silsilah keluarga pemilik mobil Fortuner tersebut.