Legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan taktis pelatih Carlo Ancelotti setelah timnas Brasil hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026).

Hasil tersebut memicu kekecewaan para penggemar Selecao, terutama terhadap penampilan penyerang Barcelona, Raphinha, yang dinilai tidak efektif dalam penyelesaian akhir meski Vinicius Jr. berhasil mencetak gol penyeimbang.

>>> Trevoh Chalobah Resmi Gantikan Tino Livramento di Skuad Piala Dunia Inggris

Kritik Ronaldo terhadap Posisi Raphinha

Dalam wawancara dengan program 'Resenha da Copa' di ESPN Brasil, Ronaldo menyoroti kesalahan Ancelotti yang menempatkan Raphinha di posisi sayap kiri.

"Raphinha di sayap kiri, padahal dia baru saja menjalani tahun yang luar biasa bersama Barcelona dengan bermain di sayap kanan?

Ada beberapa hal yang sulit dipahami, yang pada babak kedua sudah mulai membaik," ujar Ronaldo.

Mantan striker timnas Brasil itu menilai performa buruk Brasil di babak pertama lebih disebabkan faktor psikologis dan tekanan sebagai laga pembuka turnamen besar.

"Saya tetap sangat optimis.

Saya pikir tekanan dari pertandingan pertama, dan saya sudah menyadarinya, karena tidak normal kehilangan begitu banyak umpan, terutama di babak pertama," tambahnya.

Ronaldo menyarankan Ancelotti untuk memasukkan pemain sayap Botafogo, Luiz Henrique, guna membuka ruang di sisi kanan dan mengurangi kepadatan di lini tengah.

"Luiz Henrique masuk dengan sangat baik dan membuka permainan di sisi kanan. Lucas Paqueta tidak bisa melakukannya, begitu pula Raphinha di sayap kanan.

Ini akan mengurangi kepadatan di lini tengah," jelasnya.

>>> Piala Dunia 2026 Terapkan Hydration Break Demi Kesehatan Pemain