Piala Dunia 2026 akan menerapkan kebijakan hydration break atau jeda minum khusus di setiap babak pertandingan.

Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi fisik para pemain tetap prima selama berlaga.

>>> Irak vs Norwegia: Laga Pembuka Grup I Piala Dunia 2026

Dilansir dari Detik Health, jeda minum ini diberikan pada menit ke-22 pada babak pertama dan babak kedua.

Waktu yang dialokasikan untuk setiap sesi hydration break berlangsung selama 3 menit.

Secara umum, pemain sepak bola tidak mendapatkan waktu khusus untuk hidrasi selama durasi pertandingan 2x45 menit.

Mereka biasanya hanya memanfaatkan momen dead ball untuk minum, seperti saat terjadi pelanggaran, pergantian pemain, atau lemparan ke dalam.

>>> Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott dan Incar Solskjaer

Aturan baru di Piala Dunia 2026 ini memberikan kepastian waktu hidrasi bagi atlet. Memenuhi kebutuhan hidrasi saat berolahraga merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan performa di lapangan, tetapi juga untuk menjaga fungsi organ dalam tubuh.

Kekurangan cairan atau dehidrasi saat berolahraga, terutama dalam kondisi cuaca panas, membawa banyak risiko kesehatan.

>>> Manchester United Pantau Marc Casadó Jelang Bursa Transfer Musim Panas

Dampak negatif yang dapat terjadi pada tubuh berkisar dari heat exhaustion hingga serangan heat stroke. Dengan adanya jeda minum resmi, diharapkan pemain dapat terhindar dari risiko tersebut.