PT Esa Medika Mandiri terus memperkuat posisinya di pasar nasional dengan menerapkan model bisnis terintegrasi. Langkah ini mencakup perluasan jaringan distribusi dan pengembangan fasilitas produksi lokal.

Perseroan juga memprioritaskan penyediaan layanan purnajual untuk mendukung keberlangsungan operasional di berbagai fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

>>> Hyperice Buka Experience Center Pertama di Indonesia untuk Pelari

Manajemen memahami bahwa kebutuhan pasar telah bergeser. Fasilitas kesehatan kini membutuhkan mitra jangka panjang yang andal dalam instalasi, pelatihan personel, pemeliharaan, dan dukungan teknis.

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, perusahaan ini memiliki portofolio produk yang kuat di pasar domestik.

Fokus utamanya adalah peralatan medis untuk layanan kritikal, seperti ruang operasi, ICU, dan instalasi gawat darurat.

Selain itu, Esa Medika Mandiri juga menyediakan perangkat penunjang rumah sakit lainnya yang penting untuk menjaga mutu layanan klinis.

Jaringan distribusi nasional didukung oleh infrastruktur yang kokoh, meliputi kantor pusat, fasilitas manufaktur, dan kantor perwakilan di sejumlah kota besar.

Tenaga pemasaran profesional turut memperluas jangkauan operasional ke berbagai wilayah strategis.

Di sektor manufaktur, perusahaan mengembangkan fasilitas produksi yang mematuhi standar Cara Produksi Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB).

>>> Kemenhaj Pastikan Pemulangan Jemaah Haji Gelombang II Berjalan Aman

Sistem distribusi juga dijalankan sesuai standar Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) untuk menjaga kualitas dan keamanan produk.

Langkah strategis ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong optimalisasi penggunaan alat kesehatan dalam negeri dan peningkatan kapasitas produksi nasional.

Manajemen menilai penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi faktor penting. Fokus pemerintah pada substitusi impor dan produk lokal dalam pengadaan institusional semakin meningkat.