Tim nasional Swedia mengandalkan duet penyerang Alexander Isak dan Viktor Gyokeres di lini depan untuk mengarungi Piala Dunia 2026.

Kehadiran kedua pemain yang berkompetisi di Premier League itu langsung memberikan dampak positif pada pertandingan pertama babak grup.

>>> Pemprov DKI Jakarta Beri Diskon PBB-P2 Mulai April 2026

Swedia berhasil meraih kemenangan telak 5-1 saat menghadapi Tunisia pada laga perdana Grup F yang berlangsung Senin, 15 Juni 2026.

Masing-masing dari kedua penyerang tersebut turut menyumbangkan gol dalam laga pembuka tersebut.

Pelatih Swedia, Graham Potter, menerapkan strategi dengan memasang Isak dan Gyokeres sebagai dua ujung tombak kembar melalui formasi 3-4-1-2.

Pergerakan dinamis diperlihatkan oleh kedua pemain yang dikenal memiliki karakter sebagai penyelesai akhir yang andal di depan gawang lawan.

"Saya dan dia bisa jadi pembeda," ujar Alexander Isak.

Kombinasi lini serang ini terasa padu karena Isak yang membela Liverpool dan Gyokeres yang bermain untuk Arsenal sudah terbiasa dengan atmosfer kompetisi tinggi.

>>> 5 Hari Besar Internasional yang Dirayakan pada 25 Maret

Isak sendiri dilaporkan baru saja pulih dari cedera patah tulang fibula sebelum turnamen ini dimulai.

Kenyamanan berduet dengan Gyokeres dirasakan langsung oleh Isak di dalam lapangan pertandingan.

Peran mereka tidak hanya terbatas pada mencetak gol ke gawang lawan, tetapi juga dituntut menjadi benteng pertahanan paling awal ketika musuh menguasai bola.

"Kami harus bisa menekan dan mengambil bola.

Ketika kami main bersama, bukan berarti kami harus main dengan cara tertentu, yang terpenting adalah kami bisa berkontribusi untuk tim," papar Isak.

Ketajaman duet baru ini sekaligus membuka peluang untuk mengejar catatan sejarah sepak bola negara mereka.

>>> Adu Spesifikasi POCO X8 Pro vs iQOO Z11 di Kelas Rp5 Jutaan

Saat ini rekor pencetak gol terbanyak untuk Timnas Swedia di ajang Piala Dunia masih dipegang oleh Kennet Andersson dan Henrik Larsson yang mengoleksi masing-masing lima gol.