"Tentu saja, di tahun 90-an, tim ini tampil sangat baik, tetapi jika Anda melihat para pemain yang kita miliki sekarang, saya pikir kita memiliki bintang-bintang terbesar yang pernah kita miliki, yaitu Haaland dan Odegaard, serta banyak pemain lainnya," tutur Patrick Berg.

Kematangan mental para pemain yang berkompetisi di liga elite Eropa diharapkan mampu meredam tekanan besar di panggung Piala Dunia 2026.

"Mereka memiliki peran besar di beberapa tim terbesar di dunia," tambah Patrick Berg.

Mewaspadai Motivasi Irak

Norwegia tetap waspada meski lebih diunggulkan dalam laga ini.

Irak memiliki motivasi tinggi setelah mengakhiri penantian panjang selama 40 tahun untuk kembali ke Piala Dunia sejak penampilan terakhir pada 1986.

Strategi tim pelatih Norwegia akan berfokus pada penguasaan wilayah tengah. Sektor ini krusial untuk menyokong daya gedor lini depan sekaligus mengamankan kemenangan awal.

"Kami berada di grup yang sangat kompetitif, mungkin yang tersulit. Jika kami bisa memulai dengan tiga poin, maka kita berada di jalur yang benar," jelas Stale Solbakken.

>>> Pasokan Global Tertekan, Harga Batu Bara Dunia Berpotensi Melonjak

Kreativitas Martin Odegaard dalam mengatur ritme permainan bakal menjadi pelayan utama bagi Haaland di lini depan. Skuad asuhan Solbakken bertekad melangkah sejauh mungkin pada edisi kali ini.