Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil langkah drastis di tengah Piala Dunia 2026. Sabri Lamouchi resmi dipecat setelah timnya kalah telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka Grup F.

Posisi pelatih kepala langsung diisi oleh Hervé Renard, juru taktik asal Prancis yang sudah malang melintang di Afrika dan Timur Tengah.

>>> 5 Destinasi Wisata di Australia Barat yang Wajib Dikunjungi

Keputusan ini diumumkan pada Selasa (16/6/2026).

Lamouchi baru menangani Tunisia sejak Januari 2026. Ia dinilai gagal membendung agresivitas Swedia, sehingga membuat peluang lolos ke babak 32 besar menjadi berat.

Kontrak Jangka Pendek untuk Renard

Otoritas sepak bola Tunisia mengonfirmasi bahwa kontrak Renard hanya berlaku untuk sisa Piala Dunia. Negosiasi perpanjangan jangka panjang akan dilakukan setelah turnamen selesai.

>>> IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.254, Rupiah Terjaga di Rp 17.725 per Dolar AS

Renard dipilih karena reputasinya yang mentereng di Afrika.

Ia pernah membawa Zambia dan Pantai Gading juara Piala Afrika, serta memimpin Maroko di Piala Dunia 2018 dan Arab Saudi saat mengalahkan Argentina pada 2022.

Kebijakan mengganti pelatih di tengah turnamen bukan hal baru bagi Tunisia. Pada Piala Dunia 1998, federasi juga memecat Henryk Kasperczak setelah dua kekalahan beruntun di fase grup.

>>> Promo Es Krim Indomaret 10 Mei 2026: Diskon 50% dan Beli 2 Gratis 2

Kini, Renard memiliki tugas berat untuk membangkitkan moral tim dalam waktu singkat. Tunisia dijadwalkan menghadapi Jepang pada Sabtu (20/6/2026) dan Belanda pada 25 Juni 2026.