Voyager 1 Akan Capai Jarak Satu Hari Cahaya dari Bumi pada November 2025
Catu daya nuklir berbasis plutonium Voyager 1 meluruh sebagian kecil setiap tahun, memaksa tim operasi misi untuk mematikan pemanas dan instrumen ilmiah yang tidak penting secara sistematis.
Insinyur NASA memperkirakan bahwa wahana akan kehilangan daya untuk mengoperasikan instrumen terakhirnya pada tahun 2030-an.
Setelah daya turun di bawah ambang kritis ini, wahana akan menjadi sunyi total, melanjutkan perjalanannya melalui kegelapan kosmik tanpa mengirimkan sinyal kembali ke Bumi.
Namun, perjalanan mekanis wahana akan berlangsung dalam skala waktu geologis.
Dalam 300 tahun, Voyager 1 akan tiba di batas dalam Awan Oort, cangkang bola raksasa dari benda-benda komet beku yang menyelimuti tata surya kita.
Dalam 30.000 tahun, wahana akhirnya akan melewati tepi luar Awan Oort, meninggalkan domain gravitasi Matahari sepenuhnya.
Dalam 40.000 tahun, wahana akan melintas dalam jarak 1,7 tahun cahaya dari Gliese 445 (AC+79 3888), bintang katai merah redup di konstelasi Camelopardalis.
Pendekatan dekat ini sepenuhnya merupakan kebetulan kosmik, disebabkan oleh orbit alami bintang yang berpotongan dengan lintasan lurus Voyager.
Setelah melewati Gliese 445, Voyager 1 akan memasuki orbit permanen di sekitar pusat galaksi Bima Sakti, bertahan sebagai monumen bisu teknik manusia abad ke-20 selama jutaan tahun.
Tonggak November mendatang tidak mengubah perilaku fisik wahana, tetapi memberikan metrik manusia yang mendalam untuk eksplorasi ruang angkasa.
Diperlukan waktu hampir 49 tahun penerbangan terus-menerus bagi rekayasa manusia untuk menempuh jarak yang dilintasi seberkas cahaya dalam satu hari.
>>> Ilmuwan Tembus Batas Besar: Semakin Dekat dengan Invisibility Nyata?
Voyager 2, kembaran wahana ini, bergerak pada lintasan yang sedikit lebih lambat dan diperkirakan tidak akan mencapai jarak satu hari cahaya hingga November 2035.
Update Terbaru
Kenaikan BI Rate Tekan Operasional Bank Modal Inti Kecil
Selasa / 16-06-2026, 18:45 WIB
Mengenal Sumber Debu Rumah Tangga dan Penyebab Cepat Menumpuk
Selasa / 16-06-2026, 18:45 WIB
Prancis Hadapi Senegal di Laga Perdana Grup I Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 18:45 WIB
Harga Emas Antam Stagnan, Logam Mulia Pegadaian Kompak Naik
Selasa / 16-06-2026, 18:44 WIB
IHSG Melonjak 4,12 Persen ke Level 6.254 pada Penutupan Perdagangan
Selasa / 16-06-2026, 18:44 WIB
Presiden FIFA Gunakan Jet Pribadi untuk Pantau Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 18:44 WIB
Kopi Game Super Mario Bros Langka Terjual Rp53 Miliar, Pecahkan Rekor
Selasa / 16-06-2026, 18:44 WIB
Rupiah Menguat ke Rp 17.709 per Dollar AS pada 16 Juni 2026
Selasa / 16-06-2026, 18:44 WIB
Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik Pintar Mewah Omo X di Indonesia
Selasa / 16-06-2026, 18:40 WIB
Jennifer Coppen Kelola Empat Lini Bisnis Sukses di Bali
Selasa / 16-06-2026, 18:40 WIB
Transaksi Livin' by Mandiri Tembus Rp2.083 Triliun, Didorong Konsumsi Rumah Tangga
Selasa / 16-06-2026, 18:40 WIB
Lima Hero EXP Lane Terkuat Dominasi Meta Mobile Legends Season 40
Selasa / 16-06-2026, 18:40 WIB
Biaya Tol dan BBM Jakarta-Yogyakarta Pakai Daihatsu Sigra
Selasa / 16-06-2026, 18:39 WIB
Bisnis Remitansi Perbankan Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian
Selasa / 16-06-2026, 18:39 WIB






