NASA Umumkan Empat Astronaut untuk Misi Artemis III
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi memperkenalkan empat astronaut untuk misi Artemis III pada Selasa (9/6/2026) waktu Houston, Amerika Serikat.
Langkah ini menandai dimulainya fase baru pengujian teknologi sebelum pendaratan manusia kembali di Bulan.
>>> Serial Live Action Scooby-Doo Rilis Tampilan Perdana, Tayang 2027
Keempat astronaut terpilih mencakup Randy Bresnik sebagai komandan misi, Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa (ESA) sebagai pilot, serta Frank Rubio dan Andre Douglas sebagai spesialis misi.
Administrator NASA Jared Isaacman menjelaskan bahwa para kru memiliki kombinasi keahlian yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi misi kompleks ini.
"Setiap dari Anda memiliki latar belakang yang unik. Pengalaman luas dan dedikasi Anda memungkinkan kita melangkah ke tahap berikutnya dalam eksplorasi antariksa," kata Isaacman.
Profil Kru dan Fokus Misi
Komandan misi Randy Bresnik merupakan mantan pilot uji militer yang pernah memimpin Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2017.
Luca Parmitano menjadi satu-satunya astronaut non-Amerika Serikat dalam tim, berdampingan dengan Frank Rubio yang memegang rekor penerbangan tunggal terlama AS dan Andre Douglas yang menjalani debut penerbangan antariksa pertamanya.
NASA juga menunjuk Bob Heintz sebagai anggota kru cadangan untuk mengantisipasi kebutuhan penggantian personel.
>>> Ericsson Raih Dua Penghargaan pada Selular Award 2026
Berbeda dengan rencana awal pendaratan langsung, misi Artemis III berdurasi dua minggu ini akan difokuskan pada prosedur rendezvous dan docking di orbit Bumi rendah menggunakan kapsul Orion serta wahana pendarat dari SpaceX dan Blue Origin.
Langkah pengujian intensif ini diambil di tengah persaingan antariksa global yang semakin ketat dengan China.
Berdasarkan laporan Al Jazeera, China menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada 2030, sementara Amerika Serikat berambisi mendarat lebih cepat lewat program Artemis.
"Artemis III sengaja dirancang untuk mengambil risiko terukur agar kru masa depan lebih aman dan kita bisa mengalahkan China kembali ke Bulan," ujar seorang pejabat NASA.
Sebelumnya, program ini telah mencatat kesuksesan lewat misi Artemis II yang berhasil mengelilingi Bulan pada April 2026.
>>> Astronom Temukan Enam Bintang Katai Merah Diduga Telan Planet
Keberhasilan Artemis III nantinya diharapkan menjadi fondasi kuat menuju pendaratan manusia berikutnya di Bulan sekaligus membuka jalan bagi misi eksplorasi menuju Mars.
Update Terbaru
BLEACH: TYBW Part 4 The Calamity Rilis Video Pembuka dan Penutup
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
State Farm Bawa Gamerhood ke Dream Con dengan Kompetisi Trivia Seru
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Celtic Imbang 2-2 Lawan AC Milan di Laga Uji Coba
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Bethesda Pastikan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Xbox, Beri Kabar Terbaru Oblivion Remastered
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
God of War: Laufey Rilis 16 Februari 2027, Game Kratos Baru Dikonfirmasi
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Amazon Tunda Tomb Raider: Catalyst ke 2028, Petualangan Baru Lara Croft Kian Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Ibu Ben Affleck, Chris Anne, Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Rizvan Kuniev Kalahkan Tyrell Fortune di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
Anthony Joshua Hadapi Kristian Prenga di Jeddah, Langkah Menuju Laga Fury
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
Eibar Uji Perkembangan dalam Laga Uji Coba Melawan Athletic Club di Zamudio
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
MIT Pasang 500 Kamera Keamanan Berbasis AI di Seluruh Kampus
Minggu / 26-07-2026, 00:36 WIB
Simon Pegg Bergabung dengan The Rings of Power Season 3 sebagai Balrog
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Sauron Bikin Runyam Hubungan Celeborn dan Galadriel di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Jadwal Tayang Anime Summer 2026: Smoking Behind the Supermarket with You dan Lainnya
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB







