Astronom Temukan Enam Bintang Katai Merah Diduga Telan Planet
Para astronom menemukan enam bintang katai merah yang diduga telah menelan planet di sekitarnya.
Temuan ini diperoleh setelah meneliti ribuan bintang yang memiliki jejak elemen aneh pada atmosfer mereka.
>>> Dunia Bersiap Sambut Gerhana Matahari Total Langka, Durasi Terpanjang di Mesir
Unsur kimia tersebut seharusnya sudah lama musnah di dalam inti bintang dalam kondisi normal.
Penelitian mendalam mengungkapkan bahwa keenam bintang tersebut memiliki kandungan litium yang tidak seharusnya ada di sana.
"Bahkan sejumlah kecil litium pun akan terlihat jelas di bintang-bintang ini, seperti melemparkan cat ke kanvas kosong," jelas astronom Robin Jeffries dari Keele University di Inggris.
Bukti peristiwa bintang menelan planet biasanya langsung hancur tanpa bekas. Oleh karena itu, para astronom harus menerapkan ilmu nekroplanetologi untuk melacak petunjuk yang lebih samar.
Metode ini melibatkan pencarian jejak kimia, perilaku bintang yang tidak lazim, serta tanda-tanda kosmik lain yang tertinggal.
Studi nekroplanetologi umumnya diterapkan pada objek bintang yang sudah mati atau sedang sekarat.
Berbeda dengan Matahari yang mempunyai masa hidup sekitar 10 miliar tahun, bintang kemerahan atau katai merah ini memiliki masa hidup puluhan miliar hingga triliun tahun.
Bintang katai merah sendiri bukanlah jenis bintang yang berada di akhir masa hidupnya.
Ukuran mereka relatif kecil, bersuhu dingin, dan redup, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menghabiskan bahan bakarnya.
Bintang yang memiliki massa rendah biasanya menghancurkan litium dengan sangat cepat dan efisien.
Karakteristik ini menandakan bahwa keberadaan litium baru di atmosfer bintang katai merah pasti karena baru saja singgah di sana.
>>> NASA Umumkan Empat Kru Artemis III untuk Misi Orbit Bumi
Update Terbaru
AI Fisik Jadi Tren Teknologi Terbesar di Computex 2026
Rabu / 10-06-2026, 07:16 WIB
Polri Perpanjang Larangan Penggunaan Sirene dan Lampu Strobo di Dalam Kota
Rabu / 10-06-2026, 07:16 WIB
Atletico Madrid Bantah Klaim Real Madrid soal Tawaran Julian Alvarez
Rabu / 10-06-2026, 07:16 WIB
Nanda Persada Ungkap Peran Ruben Onsu di Balik Karier Sarwendah
Rabu / 10-06-2026, 07:16 WIB
UIN Jakarta Buka Pendaftaran SPMB Mandiri Reguler 2026 via Ujian SSE
Rabu / 10-06-2026, 07:16 WIB
'Teach You a Lesson' Puncaki Chart Mingguan Netflix untuk Serial Non-Inggris
Rabu / 10-06-2026, 07:15 WIB
Serangan Udara AS ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia
Rabu / 10-06-2026, 07:15 WIB
China Sukses Lakukan Transplantasi Ginjal dan Hati Babi ke Manusia
Rabu / 10-06-2026, 07:15 WIB
PT Trimitra Trans Persada Bagikan Dividen Tunai Rp21 Per Saham
Rabu / 10-06-2026, 07:12 WIB
Harga Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 07:10 WIB
Jaecoo dan Geely Gempur Dominasi Pabrikan Jepang di Pasar Mobil Indonesia Mei 2026
Rabu / 10-06-2026, 07:10 WIB
Rutin Minum Kopi Hitam Berikan Tiga Efek Perlindungan Organ Hati
Rabu / 10-06-2026, 07:10 WIB
Anggota Kongres AS Ingin Larang Mobil China, Termasuk yang Tidak Dijual di Amerika
Rabu / 10-06-2026, 07:08 WIB
Jaecoo dan Geely Tembus 10 Besar Pasar Mobil Indonesia Mei 2026
Rabu / 10-06-2026, 07:08 WIB






