Dunia Bersiap Sambut Gerhana Matahari Total Langka, Durasi Terpanjang di Mesir

Fenomena astronomi langka berupa gerhana matahari total akan segera terjadi ketika Bulan melintas tepat di antara Matahari dan Bumi.
Peristiwa ini diprediksi menjadi salah satu yang paling mudah diamati dari berbagai wilayah daratan.
>>> NASA Umumkan Empat Kru Artemis III untuk Misi Orbit Bumi
Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) bersama Eclipsophile mencatat bahwa pergerakan Bulan yang cukup dekat dengan Bumi akan membuat durasi tutupan menjadi sangat panjang.
Di beberapa lokasi, bayangan Bulan akan sepenuhnya menghalangi pancaran sinar matahari selama beberapa menit.
Lokasi Terbaik Pengamatan
Kondisi pengamatan terbaik diprediksi berpusat di Afrika Utara dan Timur Tengah.
Wilayah Mesir, khususnya di dekat Luxor dan sebagian provinsi New Valley, menjadi lokasi strategis yang berpotensi mengalami fase kegelapan penuh dengan durasi maksimal mencapai 6 menit 23 detik.
Jalur gerhana matahari total sepanjang 8.300 kilometer ini juga membentang dari lepas pantai Arktik, melewati Kutub Utara, Greenland, Islandia, Portugal timur laut, hingga Spanyol utara.
Warga di Greenland diperkirakan bisa melihat fase total selama lebih dari 2 menit, sementara di Spanyol utara durasinya hanya sekitar 20 detik.
>>> Perjalanan 14 Tahun Pacaran Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Berakhir Putus
Badan Antariksa Eropa (ESA) menyatakan bahwa peristiwa ini menjadi momen historis bagi masyarakat Eropa yang terakhir kali mengamati gerhana matahari total pada 2006.
Khusus untuk Spanyol, fenomena ini menjadi kesempatan pertama yang dapat disaksikan langsung dari daratan mereka sejak tahun 1905.
Masyarakat di Vietnam dan area lain di luar jalur utama dipastikan tidak dapat mengamati fenomena ini secara langsung.
Namun, ESA menjadwalkan siaran langsung dari Observatorium Astrofisika Javalambre di Spanyol agar para pencinta astronomi global tetap bisa mengikuti seluruh proses gerhana.
Para ahli mengingatkan bahwa faktor cuaca seperti keberadaan awan tebal atau hujan akan sangat menentukan kelancaran pengamatan.
>>> NASA Umumkan Empat Astronot Utama untuk Misi Artemis III
Selain itu, badan antariksa mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kacamata khusus berstandar internasional dan melarang keras melihat matahari memakai kamera atau teleskop tanpa filter pelindung.
Update Terbaru
Harga BBM Pertamina di Jabodetabek Naik per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 06:45 WIB
Alphabet Himpun Dana Saham Rekor 85 Miliar Dollar AS untuk AI
Rabu / 10-06-2026, 06:44 WIB
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 Per Liter di Jakarta
Rabu / 10-06-2026, 06:44 WIB
GSK Akuisisi Nuvalent Senilai Rp190 Triliun untuk Perkuat Portofolio Kanker
Rabu / 10-06-2026, 06:44 WIB
John Herdman Targetkan Timnas Indonesia Jaga Tren Kemenangan Beruntun
Rabu / 10-06-2026, 06:41 WIB
Iran Protes FIFA Usai Jatah Tiket Piala Dunia Dicabut Sepihak
Rabu / 10-06-2026, 06:41 WIB
Jaksa Tolak Pleidoi Nadiem Makarim, Tetap Tuntut 18 Tahun Penjara
Rabu / 10-06-2026, 06:40 WIB
Bank Raya Optimistis Hadapi Kenaikan BI Rate dengan Perkuat Dana Murah
Rabu / 10-06-2026, 06:36 WIB
Serial Live Action Scooby-Doo Rilis Tampilan Perdana, Tayang 2027
Rabu / 10-06-2026, 06:35 WIB
IHSG Melonjak 7,57% ke 5.746 Setelah BI Naikkan Suku Bunga
Rabu / 10-06-2026, 06:35 WIB
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat pada Rabu 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 06:32 WIB
Stadion Jordan-Hare Penuh Suporter Jelang Argentina vs Islandia
Rabu / 10-06-2026, 06:30 WIB
Lonjakan Unduhan FF Kipas Beta Picu Ancaman Keamanan Siber
Rabu / 10-06-2026, 06:30 WIB
Ketegangan Timur Tengah Picu Penurunan Kunjungan Turis di Dubai
Rabu / 10-06-2026, 06:30 WIB






