Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penurunan ego sektoral di lingkungan Kementerian Keuangan dipicu oleh transformasi organisasi dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta pada Senin (16/6/2026).

>>> Daftar Kode Redeem Outerplane Juni 2026: Klaim Tiket Rekrutmen Gratis

Integrasi tersebut membuat kementerian kini menjadi lembaga yang lebih lincah dan adaptif.

Penghapusan sekat antarsatuan kerja menjadi langkah utama dalam membenahi koordinasi lintas direktorat jenderal yang sebelumnya berjalan terpisah.

Sinergi Antar-Direktorat Semakin Membaik

Purbaya menjelaskan bahwa perubahan internal ini berhasil memangkas pembatasan birokrasi yang sempat mengakar pada masa lalu.

"Apakah Kementerian Keuangan agile? Mungkin kalau Anda tanya dua tahun lalu, tidak.

Kalau sekarang saya pikir sudah agile, walaupun ada silo-silo, kita kurangi silo semaksimal mungkin. Jadi sudah tidak seperti dulu lagi," ujar Purbaya.

Sinergi nyata kini terlihat pada hubungan kerja antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang semakin membaik.

>>> FamilyMart Diskon Hemat Sepanjang Minggu 15-21 Juni 2026

"Misalnya dulu pajak dan bea cukai itu susah banget kerja samanya. Sekarang sudah bisa dibereskan.

Jadi kita dorong itu supaya kerja samanya bagus," katanya.

Selain penyelarasan antar-direktorat, masalah hambatan mobilitas pegawai akibat sekat organisasi juga menjadi fokus pembenahan birokrasi ini.

"Ada kasus perpindahan antarpegawai dari Direktorat Jenderal Anggaran ke Pajak, susah banget, karena masing-masing punya sendiri silo-silo. Padahal satu tempat kebanyakan orang," ujarnya.

Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus memperkuat konsolidasi internal demi memastikan efektivitas pengelolaan keuangan negara yang solid tanpa hambatan ego sektoral.

"Supaya yang lain bisa lebih sinergi dalam pengertian, Kementerian Keuangan kan satu sebetulnya. Enggak perlu ada ego di satu kedirjenan.

>>> 5 Manfaat Kacang Mete untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Nanti kita bereskan," tuturnya.