"Dia melakukan pekerjaan yang hebat dalam hal itu," ujarnya.

De Cuyper menyatakan bahwa tim pelatih lebih banyak memberikan fokus pada evaluasi lini pertahanan dibandingkan lini serang yang sudah menjadi kekuatannya.

"Saya sibuk dengan staf teknis tentang apa yang bisa saya lakukan lebih baik dan apa yang saya lakukan dengan baik tetapi bisa ditingkatkan," katanya.

Pengalaman menghadapi penyerang sayap berkualitas di Liga Primer membuatnya merasa beruntung bisa bermain satu tim dengan Jeremy Doku di tingkat internasional.

"Mereka tidak perlu memberi tahu saya apa yang harus dilakukan dalam serangan. Mereka hanya perlu memberi tahu saya apa yang bisa saya lakukan lebih baik dalam bertahan.

Itulah yang kami lakukan dalam beberapa bulan terakhir," ucapnya.

Doku bersama generasi baru Belgia kini bersiap menghadapi persaingan di Grup G.

Mereka akan melawan Mesir pada hari Senin, disusul laga melawan Iran dan Selandia Baru untuk mengamankan tiket babak gugur.

"Itu membuat hidup saya sangat mudah," cetusnya.

Menurutnya, pergerakan Doku yang sering menarik perhatian dua hingga tiga pemain lawan memberikan ruang bebas bagi dirinya untuk bergerak maju.

"Semua orang tahu kualitasnya.

Dan jika saya memahaminya, apa yang ingin dia lakukan, atau ke mana dia pergi, itu membuat saya lebih mudah berlari ke ruang kosong atau bebas menguasai bola, karena dia selalu menarik dua atau tiga pemain ke dirinya," katanya.

Hubungan bermain yang telah terjalin selama lebih dari dua tahun membuat pemahaman taktik antarpemain di dalam lapangan menjadi semakin matang.

"Saya mengenalnya sekarang (selama) sedikit lebih dari dua tahun. Pada awalnya, Anda harus saling mengenal, membangun hubungan.