Persik Kediri memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak penyerang asing asal Brasil, Rodrigo Dias, untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.

Keputusan ini diambil berdasarkan performa sang pemain yang dinilai kurang memberikan dampak signifikan bagi lini serang tim.

>>> Wall Street Menguat, Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi Berkat Kesepakatan AS-Iran

Rodrigo Dias didatangkan Persik pada bursa transfer paruh kedua musim lalu.

Namun, statistik mencatat pemain berusia 32 tahun dengan tinggi 1,90 meter itu hanya tampil selama 278 menit dari total 15 laga.

Seluruh menit bermainnya didapatkan dari bangku cadangan tanpa berhasil menyumbangkan satu gol pun.

Padahal, penyerang tengah ini memiliki rekam jejak panjang di berbagai kompetisi sepak bola Asia. Namun, kerja samanya dengan penyerang utama Persik, Jose Enrique, dinilai kurang padu.

Manajemen Persik Kediri tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada Rodrigo Dias atas dedikasi yang ditunjukkan selama berseragam Macan Putih.

"Kami berterima kasih atas kontribusi besar dan dedikasi tinggi yang diperlihatkan Rodrigo Dias selama berkostum Persik," ujar Manajer Tim Persik, Rachmad Tri Kuncara.

>>> Saham Wall Street Melonjak Setelah AS dan Iran Sepakat Damai

Sebelum ke Indonesia, Rodrigo Dias bermain di Liga Thailand bersama PT Prachuap FC. Ia menjadi pemain pertama yang resmi didepak dari skuad untuk musim depan.

Langkah ini melengkapi perombakan yang dilakukan manajemen Persik Kediri. Struktur manajemen disegarkan demi memperkuat organisasi klub jelang musim baru.

M. Syahid Nur Ichsan yang sebelumnya menjadi manajer tim selama tiga musim kini dipromosikan sebagai Direktur Operasional klub.

Posisi manajer tim diserahkan kepada Rachmad Tri Kuncara, yang sebelumnya menjabat asisten manajer.

"Tugas baru ini bukanlah tugas yang mudah. Masing-masing memiliki tantangan tersendiri.

>>> Promo Hari Kartini di Alfamart: Harga Spesial Iced Lychee Tea Rp15.000

Tapi semua tetap dengan tujuan untuk membangun kekuatan yang lebih solid dalam berbagai lini Persik sebagai sebuah klub profesional," kata Direktur Persik, Souraiya Farina.