Masyarakat Jawa resmi memasuki tahun baru dalam penanggalan tradisional seiring bergantinya angka tahun dari 1959 ke 1960.

Peristiwa ini menandai dimulainya bulan 1 Suro 1960 yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

>>> Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Tekan Ekonomi Daerah dan Kelas Menengah

Pergantian kalender Jawa tersebut bertepatan dengan pasaran Wage, sehingga membentuk weton Selasa Wage.

Dalam perhitungan neptu Jawa, hari Selasa bernilai 3 dan Wage bernilai 4, menghasilkan jumlah neptu 7.

Sehari setelah tahun baru, yaitu Rabu, 17 Juni 2026, bertepatan dengan 2 Suro 1960. Hari tersebut memiliki weton Rabu Kliwon dengan jumlah neptu 15.

Makna Spiritual dan Ragam Tradisi Budaya

Bulan Suro dipandang sebagai waktu istimewa oleh masyarakat. Momentum ini dimanfaatkan untuk introspeksi diri, memperbanyak doa, serta mendekatkan diri kepada Tuhan.

>>> Uruguay Alami Gangguan Penerbangan Jelang Hadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Perhatian publik biasanya tertuju pada serangkaian tradisi warisan leluhur yang digelar turun-temurun. Berbagai wilayah menyelenggarakan kegiatan budaya sebagai refleksi diri dan harapan baik untuk menghadapi tahun baru.

Suasana khidmat dan penuh refleksi mewarnai ritual pada malam menjelang 1 Suro.

Beberapa tradisi yang masih eksis meliputi tirakat atau laku prihatin, doa bersama, pengajian, serta kirab budaya dan pusaka.

Ada pula ritual tapa bisu sebagai simbol pengendalian diri, hingga ziarah ke makam leluhur.

>>> Lisa Blackpink Siap Bintangi Film Romantis Komedi Terbaru Netflix

Setiap daerah memiliki bentuk pelaksanaan ritual yang berbeda, namun tujuan utamanya sama: memohon keselamatan dan menyambut tahun baru dengan semangat lebih baik.