River Plate secara resmi mengakhiri masa pinjaman dua pemain asingnya, Matías Viña dan Kendry Páez, menjelang putaran kedua musim 2026.

Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi internal bersama pelatih Eduardo Coudet dan menjadi bagian dari rencana pengurangan massal anggota skuad.

>>> Uruguay vs Arab Saudi Buka Grup H Piala Dunia 2026

Presiden River Plate, Stefano Di Carlo, mengonfirmasi bahwa perombakan besar-besaran ini bertujuan mengembalikan gaya permainan historis klub yang sempat hilang pada paruh pertama musim.

"Saya telah menginstruksikan direktur olahraga (Pablo Longoria) untuk memulai proses ini mulai hari ini dan harus berjalan sangat cepat," ujar Di Carlo dalam wawancara dengan program F90 di ESPN.

Pemutusan kontrak Matías Viña membuat bek kiri berusia 28 tahun itu harus mengakhiri masa peminjamannya lebih awal dari kesepakatan awal yang berdurasi hingga Desember 2026.

Viña tercatat tampil sebanyak 14 kali tanpa mencetak gol dan kini harus kembali ke klub pemiliknya, Flamengo.

>>> SoFi Stadium Siap Gelar Laga Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026

Selain faktor performa, keputusan melepas Viña juga didasari motif ekonomi untuk menghindari klausul pembelian wajib sebesar 5.000.000 dolar AS.

Klausul tersebut akan aktif secara otomatis jika Viña mencatatkan menit bermain sebesar 50 persen dari total pertandingan sepanjang musim.

Nasib serupa menimpa gelandang serang asal Ekuador, Kendry Páez, yang dipulangkan lebih awal ke Chelsea setelah gagal beradaptasi dengan ritme permainan tim.

>>> Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde Tanpa Gol di Piala Dunia

Pemain muda yang direkrut pada Januari 2026 era Marcelo Gallardo itu hanya membukukan satu gol dan satu asis dari 14 laga resmi bersama River Plate.