Tim nasional Uruguay mengalami keterlambatan penerbangan parah menuju Miami akibat kesalahan administrasi maskapai menjelang pertandingan pembuka Grup H Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi di Stadion Hard Rock pada Selasa (16/6).

Keterlambatan tersebut dipicu oleh masalah dokumen perizinan di Meksiko yang membuat penerbangan awal dari Cancún dibatalkan, diikuti penundaan pada pesawat kedua yang disiapkan oleh FIFA.

>>> Lisa Blackpink Siap Bintangi Film Romantis Komedi Terbaru Netflix

Pelatih kepala Uruguay, Marcelo Bielsa, bersikap santai menghadapi kendala logistik tersebut dan menegaskan bahwa situasi ini tidak memengaruhi kondisi para pemainnya setelah menjalani pemusatan latihan di Playa del Carmen.

"The flight caused no problems," kata Bielsa.

Pelatih berusia 70 tahun itu menambahkan bahwa timnya tetap mengandalkan kreativitas gelandang Real Madrid, Federico Valverde, untuk menerapkan strategi menyerang dominan demi mengamankan tiga poin pertama.

"From the moment he became a part of our team the influence of his game was seen," ujar Bielsa.

Bielsa memuji fleksibilitas Valverde dan menegaskan karakter permainan La Celeste tidak akan berubah meskipun Arab Saudi diprediksi akan memberikan perlawanan yang sengit.

"He is so resourceful. The way he helps us play is no secret.

We try to have possession of the ball, we try to go forward, we try to attack.

We are facing a good team who will not be easy opponents," kata Bielsa.

Kapten Akui Gangguan Transportasi

Berbeda dengan sang pelatih, kapten timnas Uruguay sekaligus bek Atlético Madrid, José María Giménez, mengakui bahwa gangguan transportasi tersebut sempat menyulitkan skuad, meskipun para pemain mencoba memanfaatkannya untuk beristirahat di hotel.