Tim nasional Spanyol gagal meraih kemenangan saat berhadapan dengan Tanjung Verde pada laga Grup H Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang digelar di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026), berakhir dengan skor imbang 0-0.

>>> Korlantas Polri Luncurkan SIM Digital, Bisa Ditunjukkan Lewat Ponsel

Hasil ini cukup mengejutkan mengingat perbedaan peringkat kedua tim.

Spanyol menempati peringkat ketiga FIFA, sementara Tanjung Verde berada di posisi ke-64 dan merupakan debutan di Piala Dunia.

Sepanjang laga, Spanyol mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 75 persen. Tim Matador melepaskan 27 tembakan, sedangkan Tanjung Verde hanya enam kali mengancam gawang lawan.

Meski dominan, Spanyol gagal memanfaatkan peluang. Pertahanan rapat Tanjung Verde yang mengandalkan kekuatan fisik menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.

Penyebab Kegagalan Spanyol

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menilai timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan kondisi fisik yang kurang prima menjadi kendala utama.

>>> Spanyol Gagal Kalahkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

"Seharusnya kami memenangkan pertandingan hari ini dengan semua situasi menguntungkan yang kami ciptakan.

Namun, kami kurang bugar dan ketajaman dalam penyelesaian akhir," ujar De la Fuente dikutip dari situs FIFA.

Ia menambahkan bahwa Tanjung Verde adalah tim yang sangat kuat secara fisik. "Jika ditambah dengan fakta bahwa kami kurang bugar, maka hal ini terjadi.

Sepak bola memang seperti itu - tidak ada lawan yang lemah di sini," jelasnya.

De la Fuente menegaskan timnya harus segera berbenah. "Kami harus mulai memikirkan pertandingan melawan Arab Saudi sekarang.

>>> Forbes Ungkap Lima Sifat Kunci untuk Membangun Kekayaan Mandiri

Kami perlu terus berkembang dan mendapatkan ritme permainan," pungkasnya.