Masyarakat Jawa bersiap memperingati Malam Satu Suro 2026 yang jatuh pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Momen ini menandai pergantian tahun baru dalam kalender Jawa sekaligus bertepatan dengan 1 Muharam dalam kalender Islam.

>>> PT ASABRI Cairkan Gaji ke-13 Pensiunan Rp1,4 Triliun

Pergantian hari dalam tradisi Jawa dimulai setelah matahari terbenam atau saat waktu Maghrib.

Meskipun tanggal satu Suro 1960 Jawa jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, peringatannya dilakukan pada malam sebelumnya.

Penanggalan Jawa mencatat bahwa satu Suro 1960 bertepatan dengan weton Rabu Kliwon.

Perayaan pada malam sebelumnya membuat masyarakat memasuki waktu malam Selasa Wage sebelum berlanjut menjadi hari Rabu Kliwon.

Makna Sakral Malam Satu Suro

Malam Satu Suro dipercaya sebagai momen saat tabir antara dunia nyata dan dunia gaib menjadi tipis.

>>> Kementerian ESDM Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik pada 2027

Kondisi ini mendorong masyarakat menggelar doa bersama demi menghindari marabahaya di tahun baru.

Momen ini dimanfaatkan secara mendalam untuk introspeksi diri atau muhasabah terhadap perbuatan selama setahun terakhir. Masyarakat juga mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa untuk keberkahan, keselamatan, dan perlindungan.

Pelestarian tradisi turut mewarnai peringatan di berbagai daerah, khususnya di lingkungan Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Ritual yang digelar meliputi kirab pusaka, tapa bisu, hingga prosesi jamasan pusaka.

Pada intinya, peringatan ini menjadi momentum untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih tenang dan bijaksana.

>>> IHSG Sesi I Melonjak 5 Persen Berkat Kabar Damai AS-Iran

Dimensi mistis yang melekat tetap menempatkan esensi malam ini sebagai waktu terbaik menyambut tahun baru Jawa.