Biaya pendidikan tinggi di Indonesia terus meningkat setiap tahun, menjadi tantangan bagi banyak keluarga.

Kenaikan ini menuntut perencanaan dana kuliah sejak dini, terutama bagi orang tua dengan penghasilan terbatas.

>>> Iran Tetapkan Masa Berkabung Nasional 40 Hari Pasca Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Inflasi biaya kuliah bisa mencapai 15 hingga 20 persen per tahun, seperti dikutip dari Personalfinance melalui laman resmi Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Data Badan Pusat Statistik juga menunjukkan angka putus sekolah di jenjang menengah atas masih meningkat.

Meski gaji di bawah Rp5.000.000 per bulan, orang tua tetap bisa mengumpulkan modal kuliah anak dengan langkah realistis.

Langkah pertama adalah mencari tahu estimasi biaya kuliah di berbagai universitas negeri maupun swasta.

Gambaran biaya ini membantu memperkirakan total kebutuhan dana hingga anak lulus, sekaligus menentukan kampus yang sesuai dengan kemampuan finansial keluarga.

Setelah itu, susun rencana keuangan jangka panjang.

>>> Netflix Siapkan Drakor The Scandal, Duetkan Ji Chang Wook dan Son Ye Jin

Sebagai contoh, jika total biaya kuliah diprediksi mencapai Rp100 juta dalam 15 tahun ke depan dengan asumsi inflasi pendidikan 3 persen per tahun, dana yang harus dikumpulkan bisa membengkak menjadi sekitar Rp155 juta.

Target tersebut bisa dicapai dengan menabung sekitar Rp850.000 per bulan.

Menyisihkan Pendapatan dan Memilih Instrumen Investasi

Disiplin menyisihkan sebagian gaji menjadi kunci utama di tengah keterbatasan penghasilan. Alokasi ideal untuk pos dana pendidikan anak adalah sekitar 10 hingga 20 persen dari total pendapatan bulanan.

Jika memiliki gaji bulanan Rp5.000.000, orang tua bisa langsung mengalihkan uang sebesar Rp500.000 hingga Rp1.000.000 ke rekening khusus segera setelah menerima penghasilan.

Strategi memotong di awal ini dinilai lebih efektif daripada menunggu sisa uang di akhir bulan.

Selain tabungan biasa, produk investasi berisiko rendah seperti reksa dana pasar uang atau reksa dana pendapatan tetap dapat dimanfaatkan.

>>> Samsung Galaxy A36 5G Turun Harga Signifikan per April 2026

Jenis investasi ini cocok untuk target jangka menengah hingga panjang karena menawarkan potensi hasil yang lebih baik.