Nasihat investasi dari Warren Buffett kembali menjadi sorotan di tengah maraknya tren investasi instan dan spekulatif.

Pendekatan ini dinilai relevan saat banyak investor muda mengejar keuntungan cepat dari aset berisiko tinggi seperti kripto atau saham viral.

>>> 7 HP 2 Jutaan Terbaik 2026 untuk Produktivitas Tinggi

Dikutip dari Personalfinance, Buffett meyakini bahwa strategi sederhana merupakan cara paling efektif karena tidak bergantung pada prediksi pasar yang sulit ditebak.

Strategi investasi yang konsisten dan berbasis jangka panjang telah menjadi fondasi kesuksesan Berkshire Hathaway selama puluhan tahun.

Fluktuasi pasar saham terus terjadi dan tidak ada satu pun pihak yang mampu memprediksi arah pergerakannya secara akurat.

Namun, data jangka panjang menunjukkan bahwa pergerakan pasar cenderung naik dari waktu ke waktu.

Indeks S&P 500 mencatat rata-rata kenaikan tahunan sebesar 9 persen selama 30 tahun terakhir.

Setelah disesuaikan dengan inflasi, nilai pertumbuhan tersebut berada di angka sekitar 6,3 persen.

Bagi Buffett, data ini membuktikan bahwa berinvestasi di pasar secara konsisten jauh lebih menguntungkan.

Langkah tersebut dinilai lebih baik dibanding mencoba menebak waktu terbaik untuk membeli atau menjual, seperti yang ia jelaskan dalam surat tahunan kepada pemegang saham Berkshire Hathaway sejak tahun 1993.

Salah satu kunci sukses utama Buffett adalah memanfaatkan kekuatan compound interest atau bunga berbunga.

Konsep keuangan ini berarti keuntungan yang diperoleh dari investasi akan terus menghasilkan keuntungan tambahan dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh, jika seseorang menanamkan dana US$1.000 dengan tingkat pengembalian 5 persen per tahun, uangnya menjadi US$1.050 setelah satu tahun.

Pada tahun berikutnya, bunga 5 persen akan dihitung dari total US$1.050, bukan dari modal awal US$1.000.