Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,9 pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Penguatan ini terjadi meskipun investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 106 miliar di seluruh pasar.

>>> TNI AU Usung Tema Pengabdian Tanpa Batas di HUT ke-80

Berdasarkan data dari Investor Daily, akumulasi penjualan bersih asing sepanjang tahun berjalan kini mencapai Rp 67,4 triliun.

Di pasar reguler, pelepasan portofolio terbesar terjadi pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mencapai Rp 335,5 miliar.

Selain BUMI, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga mengalami jual bersih Rp 184 miliar.

Tekanan jual serupa dialami PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 144,5 miliar dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) senilai Rp 115 miliar.

Di sisi lain, aliran modal masuk deras mengalir ke saham perbankan.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat pembelian bersih tertinggi senilai Rp 543,09 miliar, diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 396,1 miliar.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga menjadi sasaran beli dengan net buy Rp 203,6 miliar.

Saham komoditas seperti PT Antam Tbk (ANTM) mencatat pembelian bersih dari investor asing sebesar Rp 162,7 miliar.

Kenaikan IHSG ditopang oleh 633 saham yang menguat, sementara 133 saham terkoreksi dan 193 saham stagnan.

>>> Dani Olmo Catat Penampilan Ke-50 Bersama Timnas Spanyol

Nilai transaksi di bursa hari ini tercatat sangat likuid, mencapai Rp 30,1 triliun.

Hampir seluruh sektor saham mendukung penguatan indeks.

Sektor barang baku memimpin dengan lonjakan 7,2 persen, diikuti sektor finansial yang naik 5,2 persen, dan sektor industri yang menguat 4,5 persen.