PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) menargetkan pendapatan sebesar Rp879 miliar dan laba bersih Rp23,9 miliar pada tahun buku 2026.

Target ini ditopang oleh ekspansi bisnis gas alam terkompresi (CNG) dan gas alam cair (LNG).

>>> Prabowo dan Steinmeier Sepakati Penguatan Ekonomi Indonesia-Jerman

Realisasi kinerja tersebut melonjak signifikan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun buku 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp611,9 miliar serta laba bersih Rp15,88 miliar.

Manajemen optimistis kenaikan omzet akan berbanding lurus dengan pertumbuhan volume penjualan di pasar.

Hal ini disampaikan dalam acara Paparan Publik pada Senin (15/6/2026).

Direktur Utama Citra Nusantara Gemilang, Andika Purwonugroho, mengatakan pihaknya menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan sejalan dengan peningkatan volume penjualan menjadi 3.539.000 MMBTU pada 2026, naik 41,83% year on year.

Infrastruktur dan Ekspansi Bisnis

Perseroan saat ini mengandalkan jaringan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah strategis.

Fasilitas tersebut mencakup enam stasiun CNG berkapasitas 12,2 MMSCFD serta satu stasiun LNG di Karawang, Jawa Barat.

Menurut Andika, infrastruktur LNG Station mendukung penyaluran gas alam cair kepada pelanggan industri yang membutuhkan pasokan energi secara fleksibel di luar jaringan pipa.

>>> IHSG Melonjak 4,3 Persen Dipicu Kesepakatan Damai AS-Iran

Jangkauan operasional CGAS juga diperkuat oleh keberadaan enam hub CNG di Pulau Jawa dan Sumatra.

Lokasi hub tersebut berada di Bandung, Klaten, Kediri, Malang, Lampung, dan Jombang guna melayani area non-pipa.

Langkah taktis perseroan selanjutnya adalah memulai komersialisasi bisnis baru pada akhir tahun 2026.

Proyek yang bergerak di sektor LNG ini sedang dalam tahap akhir persiapan teknis sebelum resmi diluncurkan.

Andika menjelaskan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan proses engineering, procurement, and construction (EPC) guna memastikan fasilitas LNG siap beroperasi sesuai standar teknis dan keselamatan.

Sektor industri dan ritel diproyeksikan menjadi penyerap utama dari produk gas alam cair baru tersebut.

Sejumlah perusahaan manufaktur besar nasional telah masuk dalam daftar calon konsumen potensial perseroan.

>>> Kalah Telak dari Swedia, Sabri Lamouchi Dipecat Timnas Tunisia

Strategi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi CGAS sebagai penyedia solusi energi gas terintegrasi bagi sektor industri nasional.