PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) menargetkan volume penjualan gas mencapai 3,54 juta MMBTU pada 2026.

Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 41,83 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

in1

>>> Bridgestone Imbau Pemudik Cek Ban Mobil demi Keselamatan Libur Sekolah

Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, menyampaikan target tersebut dalam Paparan Publik pada Senin (15/6/2026).

"Kami menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan sejalan dengan peningkatan volume penjualan menjadi 3.539.000 MMBTU pada 2026, naik 41,83% YoY," ujarnya.

Kinerja keuangan perusahaan menunjukkan tren positif pada periode sebelumnya. Pada 2025, CGAS mengantongi pendapatan Rp 611,9 miliar, tumbuh 20,33 persen secara tahunan.

Laba bersih perusahaan melonjak 62,79 persen menjadi Rp 15,88 miliar.

Infrastruktur dan Ekspansi Bisnis

Saat ini, operasional logistik CGAS ditopang enam fasilitas CNG Station dengan kapasitas total 12,2 MMSCFD.

Perusahaan juga mengoperasikan satu LNG Station di Karawang, Jawa Barat, berkapasitas 1,5 MMSCFD.

Andika menjelaskan, infrastruktur LNG Station mendukung penyaluran gas alam cair kepada pelanggan industri yang membutuhkan pasokan energi fleksibel di luar jaringan pipa.

Perusahaan juga memiliki enam CNG Hub yang tersebar di Bandung, Klaten, Kediri, Malang, Lampung, dan Jombang.

>>> Kemenkeu Usulkan Pagu Anggaran Rp 49,8 Triliun ke DPR RI

Secara kumulatif, kapasitas total infrastruktur gas yang dikelola CGAS pada 2026 mencapai sekitar 13,7 MMSCFD.

Angka ini merupakan gabungan dari fasilitas CNG Station dan LNG Station yang sudah beroperasi.

Manajemen menjadwalkan komersialisasi unit bisnis baru di sektor LNG paling lambat pada triwulan keempat 2026.

"Saat ini, kami masih menyelesaikan proses engineering, procurement, and construction (EPC) guna memastikan fasilitas LNG siap beroperasi sesuai standar teknis dan keselamatan," jelas Andika.

Pemasaran produk LNG baru akan diarahkan untuk menyuplai kebutuhan pelanggan korporasi dan ritel.

Beberapa calon konsumen potensial antara lain PT Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia, PT Indo Kordsa Tbk, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, dan PT Ateja Tritunggal.

Langkah pengembangan sektor LNG dinilai menjadi momentum krusial bagi masa depan perusahaan.

>>> Disdik DKI Buka Pemilihan Sekolah SPMB 2026, Cek Syaratnya

Strategi perluasan pasar diproyeksikan mampu mendiversifikasi basis konsumen dan memperkuat posisi CGAS sebagai penyedia solusi energi gas terintegrasi bagi sektor industri nasional.