Prabowo dan Steinmeier Sepakati Penguatan Ekonomi Indonesia-Jerman
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Kesepakatan ini mencakup peningkatan investasi dan perdagangan.
Pertemuan bilateral digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/6/2026). Salah satu poin utama adalah percepatan penyelesaian perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
>>> IHSG Melonjak 4,3 Persen Dipicu Kesepakatan Damai AS-Iran
Pemerintah Indonesia menargetkan ratifikasi IEU-CEPA rampung pada semester II-2026. Implementasinya diharapkan berjalan mulai awal 2027.
Selain itu, penguatan ekonomi didorong melalui program Competitiveness, Industrial Modernization, and Trade Acceleration Program (CITA). Program ini bertujuan memodernisasi manufaktur dan meningkatkan daya saing industri.
"Kami sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan," ujar Prabowo.
Prabowo menilai kemitraan dengan Eropa sangat krusial bagi perdagangan nasional. Ia menekankan penyelesaian substantif IEU-CEPA harus segera dicapai.
>>> Kalah Telak dari Swedia, Sabri Lamouchi Dipecat Timnas Tunisia
"Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa, sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara," tutur Prabowo.
Indonesia juga mendorong perluasan modal investor Jerman pada proyek prioritas nasional. Sektor yang menjadi fokus antara lain transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, dan industri semikonduktor.
Pihak Jerman menyambut baik penguatan hubungan bilateral ini. Steinmeier menilai kedua negara memiliki kesamaan pandangan dalam menyusun fondasi ekonomi berkelanjutan.
>>> Jadwal MPL ID S17 Pekan 7 Hari 1: Geek Fam vs Dewa United
"Indonesia dan Jerman juga memiliki keinginan bersama untuk membangun kerangka yang baik bagi perdagangan dan ekonomi. Kami berharap perjanjian Indonesia-Uni Eropa CEPA pada akhirnya dapat ditandatangani," ujar Steinmeier.
Update Terbaru
Uruguay Terkendala Dokumen Jelang Lawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 01:44 WIB
Mendagri Imbau Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026 untuk Dorong Ekonomi
Selasa / 16-06-2026, 01:39 WIB
Anime Tensura Season 4 Episode 77 Rilis Pekan Ini, Simak Jadwal Tayang
Selasa / 16-06-2026, 01:39 WIB
De la Fuente Pilih Unai Simon, David Raya Cadangan Lawan Cabo Verde
Selasa / 16-06-2026, 01:37 WIB
John Godfrey Mundur dari Jabatan Head of Commissioning SBS
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Dani Olmo: Target Spanyol Juara Piala Dunia Sangat Realistis
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Superindo Gelar Promo Weekday 20-23 April 2026, Diskon hingga 50 Persen
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Bahlil Usulkan Kenaikan Kuota Solar Subsidi pada 2027
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol Tanpa Gol di Piala Dunia
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Promo JSM Superindo 18 April 2026: Ayam Broiler dan Kopi Kapal Api Lebih Murah
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Rupiah Menguat Tajam Menjelang Perdagangan Selasa
Selasa / 16-06-2026, 01:34 WIB
3 Maret: Hari Satwa Liar dan Hari Pendengaran Sedunia
Selasa / 16-06-2026, 01:34 WIB
Ketegangan AS-Iran Mereda, Pasar Keuangan Global Menguat
Selasa / 16-06-2026, 01:34 WIB
Mengapa One UI 9 Bisa Jadi Pembaruan Terakhir untuk Galaxy S23 Series
Selasa / 16-06-2026, 01:33 WIB






