Tim nasional sepak bola Tanjung Verde sukses menahan imbang juara bertahan Eropa, Spanyol, dengan skor 0-0 pada laga debut mereka di Piala Dunia yang berlangsung di Atlanta pada Senin, 12 Oktober 2025.

Hasil mengejutkan ini menjadi salah satu momen paling sensasional dalam sejarah turnamen.

>>> Promo JSM Superindo 18 April 2026: Ayam Broiler dan Kopi Kapal Api Lebih Murah

Sebelum pertandingan krusial tersebut, para pemain tim berjuluk Tubarões Azuis (Hiu Biru) ini memilih untuk tetap tenang dan membaur dengan masyarakat di Pasar Sucupira.

Filosofi hidup santai atau "No Stress" yang menjadi slogan nasional negara kepulauan tersebut dibawa langsung oleh para pemain ke dalam persiapan kompetisi sepak bola tertinggi ini.

Bek kelahiran Irlandia, Roberto "Pico" Lopes, mengungkapkan bahwa budaya relaksasi yang disebut morabeza ini sangat memengaruhi pendekatan tim menjelang pertandingan besar melawan Eswatini di babak kualifikasi sebelum mereka memastikan diri lolos ke putaran final.

"We have a saying, ‘No Stress.’ That’s actually the national motto, morabeza.

It’s the national sort of slogan," ujar Roberto Lopes, bek tengah Tanjung Verde.

Lopes mengakui bahwa dirinya harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan rekan-rekan setimnya yang sangat berbeda dengan atmosfer persiapan di negara asalnya.

"It’s probably something I had to adapt to because obviously back home I’m the sort that on the day before a game, just need me alone, I just want to be in my own headspace," kata Roberto Lopes.

Menurut Lopes, kebersamaan dengan orang-orang terdekat justru menjadi energi positif bagi skuad Tanjung Verde untuk menghadapi tekanan pertandingan.

"Here it’s almost the opposite. They just need people’s energy around.