>>> Aktivis Rohingya Noor Azizah Dikecam Usai Pidato Singgung Indonesia, Malaysia, Thailand

Investor institusi luar negeri cenderung menerapkan strategi investasi dengan horison waktu jangka panjang, sehingga tidak mudah goyah oleh sentimen harian.

"Kalau investor luar, mereka view-nya langsung long term.

Jadi mereka tidak melihat posisi mereka hari ini masuk oh seminggu lagi itu kalau turun ya kita keluar, enggak seperti itu," katanya.

Arah pemulihan dan penguatan bursa saham domestik serta penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi indikator nyata atas kembalinya kepercayaan para pelaku pasar global terhadap iklim investasi di Indonesia.

Momentum kebangkitan pasar modal ini juga ditopang oleh langkah strategis Danantara yang baru saja menuntaskan rangkaian safari bisnis internasional ke berbagai pusat keuangan dunia.

Dalam agenda diplomasi ekonomi tersebut, delegasi Danantara melakukan pertemuan intensif dengan sekitar 122 pengelola aset dan investor institusi global guna memaparkan peta jalan kebijakan serta strategi alokasi investasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah maupun Danantara.

Pemaparan komprehensif tersebut mendapatkan respons yang sangat positif dari komunitas finansial internasional, sekaligus efektif dalam merekonstruksi serta memperbaiki persepsi pasar terhadap stabilitas nasional.

>>> Pantai Gading Kalahkan Ekuador 1-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

"Nah pada saat mereka melihat bahwa oh ternyata apa yang dilakukan dalam hal ini Danantara dan juga kebijakan-kebijakannya ini membalikkan momentum yang tadinya persepsi yang ada itu, persepsi yang mohon maaf mungkin tadinya mereka agak ragu-ragu mengenai ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita," ujar Rosan.