Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 1,73 triliun untuk tahun 2027.

Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (15/6/2026).

>>> Coretax Tambah 50 Ribu Wajib Pajak Baru untuk Amankan Penerimaan Negara

Langkah ini diambil karena pagu indikatif Kemenekraf tahun 2027 hanya sebesar Rp 428,63 miliar.

Dari jumlah tersebut, 77 persen atau Rp 331,11 miliar dialokasikan untuk program dukungan manajemen, sementara program pengembangan ekonomi kreatif hanya mendapat Rp 97,52 miliar atau sekitar 23 persen.

"Komposisi tersebut menunjukkan bahwa ruang fiskal untuk program substantif ekonomi kreatif masih sangat terbatas," ujar Riefky dalam rapat kerja tersebut.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebutuhan awal Kemenekraf untuk 2027 yang diproyeksikan mencapai Rp 2,71 triliun.

Rinciannya, Rp 1,95 triliun untuk program pengembangan ekonomi kreatif dan Rp 758,33 miliar untuk dukungan manajemen.

Kekurangan dana berpotensi mengganggu pelaksanaan program unggulan yang mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) 2027.

>>> Penyebab Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Ditolak dan Solusinya

Alokasi Tambahan Anggaran

Dari total usulan tambahan Rp 1,73 triliun, Kemenekraf mengalokasikan Rp 983,85 miliar untuk penguatan ekosistem kreatif di berbagai daerah.

Rencana penyerapan dana terbesar diarahkan pada program aktivasi desa kreatif senilai Rp 333,9 miliar dan program aktivasi creative hub sebesar Rp 327,6 miliar.

Program Kreatif by Indonesia diusulkan menerima Rp 220,5 miliar untuk mendorong penetrasi pelaku ekonomi kreatif lokal ke pasar nasional dan internasional.

Sisanya disalurkan untuk bantuan pemerintah, penguatan kelembagaan, diplomasi ekonomi kreatif, hingga pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tambahan anggaran ini juga krusial untuk mengejar target investasi ekonomi kreatif nasional 2027 sebesar Rp 133,74 triliun hingga Rp 157,65 triliun, nilai ekspor US$ 29,39 miliar, dan penyerapan 26,58 juta tenaga kerja.

>>> Produsen Rilis Jajaran HP Mid Range dengan Kamera Canggih hingga April 2026

"Kami memohon dukungan terhadap usulan tambahan anggaran tahun 2027 sebesar Rp 1,73 triliun untuk menjamin keberlanjutan program strategis ekonomi kreatif dan pelaksanaan program prioritas nasional," kata Riefky.