Perusahaan teknologi konsumen asal London, Nothing, menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Institut Teknologi India Roorkee (IIT Roorkee) dan Yayasan Sains, Inovasi, dan Pengembangan (FSID) di Institut Sains India (IISc), Bengaluru.

Kesepakatan tersebut diresmikan dalam acara Bharat Innovates 2026, sebuah pameran teknologi global yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Pemerintah India, menjelang KTT G7.

>>> Jisung NCT Resmi Bergabung di Crash Season 2, Drama Sekuel yang Dinanti

MoU ditandatangani oleh Akis Evangelidis, Salah Satu Pendiri dan Presiden Nothing untuk India, bersama Prof. K. K.

Pant, Direktur IIT Roorkee, dan Prof. Govindan Rangarajan, Direktur IISc.

Menurut perusahaan, kemitraan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara akademisi, ekosistem startup, dan manufaktur teknologi konsumen.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Dengan IIT Roorkee, Nothing akan berkontribusi dalam pembinaan mahasiswa melalui kuliah tamu, studi kasus, dan sesi berbagi pengetahuan tentang kewirausahaan, inovasi deep-tech, pengembangan produk, dan manufaktur elektronik.

Kedua pihak juga berencana menjajaki Tantangan Desain Industri bersama untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam desain teknologi konsumen.

Sementara itu, kerja sama dengan FSID IISc akan fokus mendukung startup deep-tech binaan.

Nothing akan menawarkan bimbingan, peluang jaringan, dan program startup, serta menjajaki potensi kolaborasi komersial dengan perusahaan rintisan tersebut.

>>> Vakum dari Dunia Malam Demi Keluarga, Izzky Alvaro Sukses Jadi Kreator Konten

Perjanjian ini juga mencakup ketentuan untuk paparan industri, inisiatif pelatihan, dan kunjungan ke fasilitas Nothing bagi mahasiswa dan pendiri startup.

Pernyataan Para Pihak

Akis Evangelidis, Salah Satu Pendiri dan Presiden Nothing untuk India, mengatakan bahwa gelombang inovasi India berikutnya akan muncul dari kolaborasi yang lebih kuat antara akademisi, wirausaha, dan industri.