Subsidi BBM Sering Tidak Tepat Sasaran, Pengamat Soroti Transportasi Umum
Pemerintah masih memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) melalui APBN. Namun, pengamat transportasi menilai subsidi ini kerap meleset dari target sosial yang diharapkan.
Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, besaran subsidi BBM selalu berfluktuasi setiap tahun.
>>> Aroma Tubuh Pasangan Bisa Tentukan Kelanjutan Hubungan Asmara
Hal ini dipengaruhi harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan volume konsumsi masyarakat.
Sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar konsumsi BBM nasional, yakni 40 persen. Namun, data Kementerian ESDM menunjukkan 93 persen subsidi BBM justru dinikmati kalangan mampu pemilik kendaraan pribadi.
Sisanya hanya 4 persen untuk transportasi barang dan 3 persen untuk transportasi umum penumpang. Menurut Djoko, kondisi ini ironis karena subsidi seharusnya menyasar masyarakat kurang mampu.
Percepatan Transportasi Umum Daerah
Djoko menilai solusi strategis adalah percepatan program transportasi umum di daerah. Langkah ini penting untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi negara maju pada 2045.
Ia mencontohkan keberhasilan Transjakarta yang telah berjalan 20 tahun. Program serupa perlu diimplementasikan di daerah agar sistem transportasi publik mapan.
>>> Jerman Gasak Curacao 7-1, Rekor Kemenangan Terbesar Piala Dunia Belum Goyah
Sayangnya, dari 514 pemerintah daerah, baru 45 Pemda atau sekitar 9 persen yang membenahi transportasi umum.
Dari jumlah itu, hanya dua Pemda yang masih bergantung pada APBN, yaitu Balikpapan dan Manado.
Djoko juga menyoroti rencana subsidi Rp5 juta untuk motor listrik. Menurutnya, anggaran itu lebih baik dialihkan untuk menstimulus Pemda membenahi transportasi publik.
Jika insentif kendaraan listrik tetap berjalan, sasarannya harus dikoreksi, yakni diprioritaskan untuk pulau kecil dan kawasan 3TP yang sulit pasokan BBM.
Dengan transportasi umum yang baik, masyarakat bisa menikmati tarif murah atau gratis bagi pelajar, buruh, lansia, dan disabilitas.
>>> Viral Selebgram Thailand Oplas Hidung demi Imbangi Suami Tampan
Djoko menambahkan, transportasi umum juga menjadi jaring pengaman ekonomi dan mitigasi risiko sosial.
Update Terbaru
IHSG Menguat 4,12% ke 6.254,97 pada Awal Pekan Pendek
Senin / 15-06-2026, 21:44 WIB
Samsung Pertimbangkan Pabrik Kemasan Semikonduktor Baru di Honam
Senin / 15-06-2026, 21:44 WIB
Samsung Max VPN Resmi Dihentikan per 15 Juni 2026
Senin / 15-06-2026, 21:43 WIB
Samsung Permudah Proses Masuk dan Keluar Program Beta One UI
Senin / 15-06-2026, 21:41 WIB
TSMC Serius Kejar Keunggulan Chip Packaging Samsung
Senin / 15-06-2026, 21:40 WIB
Nasib Layar OLED China untuk Galaxy S27 Ditentukan Bulan Ini
Senin / 15-06-2026, 21:40 WIB
Jose Mourinho Dikabarkan Siap Kembali Latih Real Madrid
Senin / 15-06-2026, 21:40 WIB
Aturan Parenting 5:1 Bantu Bangun Hubungan Sehat Orang Tua dan Anak
Senin / 15-06-2026, 21:40 WIB
Ben Affleck dan Matt Damon Bintangi Film The RIP di Netflix
Senin / 15-06-2026, 21:40 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 34.000 per Gram pada 7 Oktober 2025
Senin / 15-06-2026, 21:40 WIB
Samsung Dikabarkan Garap Chip Otak Generasi Baru untuk Neuralink
Senin / 15-06-2026, 21:39 WIB
Tiga Hari Besar yang Diperingati Setiap 22 Februari
Senin / 15-06-2026, 21:39 WIB
Spanyol Hadapi Cape Verde di Laga Perdana Grup H Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 21:39 WIB
Galaxy S25 Mulai Dapatkan Fitur Notification Highlights Lewat Pembaruan Terbaru
Senin / 15-06-2026, 21:37 WIB






