Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 4,12% ke level 6.254 pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Lonjakan ini didorong oleh performa impresif saham emiten emas.

>>> Jadwal KRL Jogja-Solo 15-18 Juni 2026, dari Klaten hingga Palur

Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp30,14 triliun dengan 54,61 miliar lembar saham diperdagangkan.

Frekuensi transaksi menembus 3,25 juta kali.

IHSG bergerak di rentang 6.118 hingga 6.345 sepanjang hari. Sebanyak 603 saham menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham stagnan.

Sektor barang baku, keuangan, dan perindustrian menjadi penopang utama indeks. Masing-masing mencatat kenaikan 7,26%, 5,24%, dan 4,51%.

Lonjakan harga komoditas global memicu aksi beli pada saham pertambangan dan produsen logam mulia. Beberapa emiten emas masuk jajaran top gainers.

Performa Emiten Emas

Bumi Resources Minerals (BRMS) melonjak 24,52% ke Rp660. Archi Indonesia (ARCI) naik 16,92% ke Rp1.140.

Hartadinata Abadi (HRTA) menguat 11,28% ke Rp2.170. Aneka Tambang (ANTM) naik 9,82% ke Rp3.130.

Indika Energy (INDY) naik 4,86% ke Rp2.370. United Tractors (UNTR) naik 1,11% ke Rp22.750.

Merdeka Gold Resources (EMAS) naik 0,35% ke Rp7.000.

>>> 11 Pesepakbola dengan Bayaran Tertinggi di Piala Dunia 2026

Saham LQ45 juga mencatat pertumbuhan positif. Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik 13,3% ke Rp390, Darma Henwa (DEWA) naik 12,1% ke Rp370.

Bumi Resources (BUMI) naik 10,1% ke Rp173. Amman Mineral Internasional (AMMN) naik 9,57% ke Rp3.780.

Merdeka Copper Gold (MDKA) naik 7,87% ke Rp2.740.

Sentimen Geopolitik Global

Harga emas di pasar spot melesat 6,53% ke US$4.338 per troy ons. Kenaikan ini dipicu euforia rencana perdamaian AS-Iran.