Penyanyi sekaligus presenter Soimah Pancawati membagikan kabar duka terkait kehamilannya. Ia mengalami keguguran calon anak ketiga pada awal tahun ini.

Soimah mengaku tidak menyadari dirinya hamil sebelum peristiwa tersebut terjadi. Hal itu diungkapkannya saat dihubungi Irfan Hakim di acara For Your Pagi (FYP) Trans 7.

>>> Ikan Gabus Berpotensi Jadi Superfood karena Tinggi Protein

"Iya keguguran," kata Soimah dalam perbincangan tersebut.

Meski harus kehilangan calon buah hati, ibu dua anak ini memilih tetap bersyukur.

Kebahagiaan lain datang setelah anak sulungnya, Aksa Uyun, resmi menikah dengan Yosika Ayumi pada 9 Mei 2026.

Kehadiran menantu perempuan dianggapnya sebagai berkah pengganti. "Alhamdulillah sudah dikasih rezeki sama Allah.

Tiba-tiba dikasih anak cewek langsung gede," ujarnya.

Hingga kini, Soimah belum membagikan detail medis mengenai keguguran maupun awal kehamilan ketiganya.

Risiko Kehamilan di Usia Matang

Mengandung pada usia di atas 40 tahun secara medis memiliki tantangan tersendiri.

Pakar kandungan Kecia Gaither, MD, MPH, menjelaskan bahwa komplikasi seperti hipertensi gestasional dan preeklamsia menjadi ancaman nyata.

"Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko preeklampsia, yaitu kondisi ketika tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan organ muncul tiba-tiba selama kehamilan.

Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan masalah serius atau fatal bagi ibu dan bayinya," kata Gaither, dikutip dari Web MD.

>>> 5 Rekomendasi Penginapan Nyaman di Tawangmangu untuk Liburan Sekolah

Selain itu, kehamilan di usia matang juga memicu potensi bayi lahir dengan berat badan berlebih, gangguan plasenta, diabetes gestasional, persalinan prematur, hingga operasi caesar.

Potensi Keguguran Berdasarkan Faktor Usia

Berdasarkan jurnal BMJ tahun 2019, persentase keguguran paling rendah pada rentang usia 25–29 tahun, yaitu 10 persen.