Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menunjukkan aksi akumulasi saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, kepemilikannya naik menjadi 6,68 persen pada akhir April 2026.

>>> Oreo x BTS Manjakan ARMY di Festa in the Park Jakarta dengan Rasa Hotteok

Langkah ini dilakukan di tengah tren penguatan harga saham GJTL sepanjang tahun 2026.

Pada perdagangan Jumat (8/5/2026), saham GJTL ditutup di level 1.185, turun 10 poin atau 0,84 persen secara harian.

Meski demikian, secara year to date, harga saham GJTL masih mencatat kenaikan 125 poin atau sekitar 11,79 persen.

Rincian Penambahan Saham

Pada akhir Maret 2026, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 218.032.800 lembar saham GJTL, setara 6,257 persen.

Jumlah itu sudah bertambah 8.134.300 lembar dari periode sebelumnya.

>>> Spanyol Diprediksi Bungkam Cape Verde di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Memasuki akhir April 2026, ia kembali memborong 14.760.100 lembar saham.

Total portofolionya di GJTL pun meningkat menjadi 232.792.900 lembar, atau 6,68 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

Konsistensi pembelian ini mengindikasikan keyakinan mendalam Lo Kheng Hong terhadap prospek bisnis jangka panjang emiten ban tersebut.

Struktur pemegang saham GJTL per akhir April 2026 masih didominasi Denham Pte Ltd sebagai pengendali dengan 1,72 miliar saham atau 49,5 persen.

Compagnie Financiere berada di posisi berikutnya dengan 348,48 juta lembar atau 10 persen.

>>> IHSG Melesat 5,03% ke 6.309,73 pada Sesi I 15 Juni 2026

Peningkatan porsi Lo Kheng Hong berdampak pada menyusutnya kepemilikan publik non-warkat menjadi 33,347 persen, dari sebelumnya 33,77 persen pada Maret 2026.