Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali mencatatkan aksi beli bersih (net buy) dari investor asing pada dua hari bursa terakhir pekan lalu.

Berdasarkan data Investor Daily, net buy terjadi pada 11 dan 12 Juni 2026 masing-masing senilai Rp387,96 miliar dan Rp192,85 miliar.

>>> VO2 Max Robi Syanturi Tembus 80 di Smartwatch, Netizen Heboh

Pada perdagangan Jumat (12/6), harga saham BBCA ditutup menguat 1,72 persen.

Secara historis, saham berkode BBCA ini konsisten berada di zona hijau sejak 9 hingga 12 Juni 2026.

Meski harga menguat, volume transaksi harian justru menurun.

Pada 9 Juni volume mencapai 772,9 juta saham, namun menyusut menjadi 415,87 juta saham pada 12 Juni.

Secara akumulasi sepekan (8-12 Juni), saham BBCA masih mencatatkan net sell asing sebesar Rp412,78 miliar.

>>> Trump Rayakan Ultah ke-80 dengan Damai AS-Iran dan UFC di Gedung Putih

Namun angka ini jauh lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp2,29 triliun.

Sepanjang pekan lalu, harga saham BBCA bangkit 16,75 persen, berbalik dari pekan sebelumnya yang merosot 10,96 persen.

Proyeksi Teknikal dan Analisis

Maybank Sekuritas menilai akselerasi nilai transaksi BBCA mulai melambat. Pergerakan saham ini dinilai cukup outlier dibandingkan saham perbankan besar lainnya.

Kondisi tersebut membuka peluang normalisasi momentum dalam jangka pendek setelah reli kenaikan yang sangat cepat.

Sementara itu, CGS International Sekuritas memproyeksikan perdagangan Senin (15/6) masih berpeluang melanjutkan kenaikan.

>>> Kemensos Salurkan Kembali Bansos BPNT 2026, Ini Cara Cek Penerima

Level resistance pertama di 6.050 dan kedua di 6.175, sedangkan support pertama di 5.850 dan kedua di 5.775.