Isu konflik kepentingan menguat setelah dana investasi terafiliasi Trump membeli saham di TKO Group Holdings, induk perusahaan UFC.

Selain itu, perusahaan yang melisensikan nama Trump menjual koin koleksi hingga 12.000 dolar AS.

Salah satu sponsor utama, Crypto. com, diketahui pernah bekerja sama dengan Trump Media & Technology Group.

Gedung Putih membantah tudingan konflik kepentingan dan menyatakan pengelolaan bisnis keluarga Trump tidak melibatkan presiden secara langsung.

Acara ini berlangsung saat situasi politik sensitif akibat perang Iran yang sudah berjalan empat bulan. Konflik tersebut menyebabkan lonjakan harga konsumen ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Di tengah tekanan ekonomi dan persepsi publik bahwa pemerintahannya mulai memasuki fase "lame duck", Gedung Putih tetap menganggap acara ini sebagai bagian dari perayaan nasional.

>>> ADPI dan Asosiasi DPLK Ungkap Hambatan Pertumbuhan Iuran Dana Pensiun

Dampaknya bahkan menyebabkan penundaan KTT G7 demi menyesuaikan jadwal Trump.