>>> Vitinha Enggan Sebut Portugal Favorit Juara di Piala Dunia 2026

Proses ini dilakukan bersama otoritas kampus terkait untuk memastikan bahwa setiap aktivitas kemahasiswaan senantiasa sejalan dengan Kode Etik dan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa UI, serta berpedoman pada koridor kebebasan akademik yang bertanggung jawab," tambahnya.

Alumni SUMA UI Nyatakan Kekecewaan

Di sisi lain, ikatan alumni pers mahasiswa SUMA UI turut menyampaikan rasa sesal terhadap publikasi yang diunggah di platform Instagram dan X.

Kritik tersebut disampaikan melalui akun resmi mereka.

"Alumni Pers Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (SUMA UI) menyesalkan unggahan di Instagram dan X (sebelumnya Twitter) Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (SUMA UI) berjudul Sila Kemanusiaan di Bulan Kebanggaan.

Alumni SUMA UI sudah berusaha memberi masukan ke Redaksi SUMA UI untuk mempertimbangkan konteks sosial kemasyarakatan seraya tetap menjaga independensi redaksi dalam menjalankan kerja jurnalistiknya," tulis pernyataan alumni.

Organisasi pers mahasiswa ini didirikan sejak tahun 1992 sebagai wadah berekspresi yang moderat serta nonpartisan.

Sejarah operasional redaksinya dinilai selalu mengedepankan prinsip jurnalisme yang berimbang tanpa berpihak pada golongan tertentu.

"Alumni SUMA UI dengan ini menyatakan keberatan dan menyesalkan unggahan tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan semangat organisasi pers mahasiswa untuk tidak condong pada salah satu golongan tertentu," lanjut pernyataan itu.

Para alumni menyayangkan tertutupnya ruang diskusi dari pengurus aktif terhadap masukan yang datang. Situasi ini dinilai memicu keresahan di lingkungan internal alumni, civitas akademika, hingga masyarakat umum.

"Alumni SUMA UI akan terus membuka upaya dialog dengan pengurus Redaksi SUMA UI. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," pungkas mereka.

Konten yang menjadi perdebatan tersebut awalnya menggunakan judul "Menguji Sila Kemanusiaan di Bulan Kebanggaan" dengan visual siluet Garuda Pancasila berlatar bendera pelangi.

>>> Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 23,31 Triliun hingga Mei 2026

Saat ini, materi publikasi itu telah diturunkan dari platform digital resmi SUMA UI.