Umat Islam dianjurkan membaca Doa Kafaratul Majelis ketika mengakhiri pertemuan, diskusi, atau kajian. Doa ini berisi pujian kepada Allah SWT dan permohonan ampun atas kesalahan selama majelis.

Berikut bacaan Doa Kafaratul Majelis dalam teks Arab, Latin, dan artinya:

>>> Nadeo Argawinata Perpanjang Kontrak di Borneo FC hingga 2029

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu an laa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya: "Mahasuci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Engkau.

Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu."

Dalil dan Keutamaan Doa Kafaratul Majelis

Anjuran membaca doa ini bersumber dari hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah RA.

Rasulullah bersabda, siapa yang duduk dalam majelis lalu banyak perkataan tidak bermanfaat, kemudian membaca doa tersebut sebelum berdiri, maka dosanya selama di majelis akan diampuni.

>>> Musisi Gen Z Meriahkan Konser 25 Tahun Yovie & Nuno

Abu Barzah RA juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca doa itu setiap hendak meninggalkan pertemuan.

Beliau menjelaskan bahwa doa tersebut adalah kafarat (penebus) kesalahan selama berada dalam majelis.

Keutamaan membaca Doa Kafaratul Majelis antara lain sebagai sarana memohon ampunan atas kekhilafan, penutup yang baik agar pertemuan mendapat keberkahan, serta wujud zikir dan pengakuan keesaan Allah.

Doa ini dibaca sesaat setelah acara atau perkumpulan selesai, baik majelis ilmu, rapat, musyawarah, maupun kegiatan santai. Pengamalannya menjadi bagian dari adab yang diajarkan Rasulullah SAW.

Hikmah membaca doa ini meliputi menjadi penebus kesalahan, menyempurnakan pertemuan dengan zikir, menunjukkan kerendahan hati, dan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW.

>>> Emiten Rumah Sakit Diproyeksi Tumbuh di Kuartal III-2026

Dengan membiasakan doa ini, umat Islam berharap seluruh aktivitas bernilai ibadah dan membawa kebaikan.