Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bulan pertama dalam kalender Hijriah ini bahkan disebut sebagai syahrullah atau bulan Allah.

Pada bulan Muharram, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amalan sunnah. Berikut 12 amalan yang dianjurkan, terutama pada hari Asyura.

>>> Filipina Desak China Singkirkan Struktur Terapung di Scarborough Shoal

Amalan Utama di Bulan Muharram

Puasa menjadi amalan paling utama, khususnya puasa Tasu'a pada 9 Muharram dan puasa Asyura pada 10 Muharram.

Memperbanyak shalat sunnah juga dianjurkan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Menyambung silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan sesama muslim menjadi momentum baik di bulan ini.

Ziarah kepada ulama atau orang saleh dianjurkan untuk menambah ilmu dan keteladanan.

Menjenguk orang sakit termasuk amalan sosial yang mempererat ukhuwah.

Memakai celak mata disebut sebagai salah satu amalan pada hari Asyura.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.944 Per Dolar AS Pascakenaikan Suku Bunga

Mengusap kepala anak yatim dan menunjukkan kasih sayang memiliki keutamaan besar.

Bersedekah kepada yang membutuhkan dianjurkan untuk menumbuhkan kepedulian sosial.

Mandi pada hari Asyura sebagai bentuk menjaga kebersihan dan kesucian diri.

Menambah nafkah untuk keluarga sesuai kemampuan juga termasuk amalan yang dianjurkan.

Memotong kuku menjadi bagian dari menjaga kebersihan diri.

Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 1.000 kali sebagai bentuk memperbanyak zikir.

>>> Gelombang Lokal 2026: Wadah Musisi Independen di Malang

Semoga umat Islam diberi kemudahan untuk mengamalkan amalan-amalan tersebut dan memperoleh keberkahan dari bulan Muharram.