Timnas Belanda menghadapi tantangan besar pada lanjutan babak penyisihan Gruf F Piala Dunia 2026.

Skuad asuhan Ronald Koeman harus menemukan formula lini serang terbaik untuk membongkar pertahanan kokoh Jepang.

>>> Panduan Memilih Produk Probiotik yang Tepat untuk Kesehatan Pencernaan

Pertandingan Belanda versus Jepang dijadwalkan berlangsung di Stadion Dallas pada Minggu, 14 Juni 2026, atau Senin dini hari pukul 03.00 WIB.

Ketangguhan lini belakang Jepang diakui oleh internal tim mereka sendiri. Kiper Jepang, Zion Suzuki, menyatakan keyakinannya bahwa lawan akan memperlakukan mereka dengan penuh rasa hormat.

Jepang sedang dalam tren luar biasa dengan menyapu bersih kemenangan dalam enam pertandingan beruntun. Lebih impresif, gawang Jepang belum kebobolan sama sekali dalam lima laga terakhir.

Secara berturut-turut, Jepang mengalahkan Ghana 2-0, Bolivia 3-0, serta menang tipis 1-0 atas Skotlandia, Inggris, dan Islandia. Catatan tanpa kebobolan ini menjadi alarm bagi kubu Oranye.

Untuk meladeni kedisiplinan lawan, Ronald Koeman memiliki beragam opsi penyerang dengan karakteristik berbeda. Koeman masih membawa Memphis Depay, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belanda.

Selain itu, ada Donyell Malen yang tengah dalam performa tajam bersama AS Roma menjelang turnamen ini. Pilihan alternatif lain adalah penyerang Sunderland, Brian Brobbey.

Pemain berusia 24 tahun itu bisa menjadi senjata rahasia jika tim membutuhkan daya dobrak dengan keunggulan fisik. Kelebihan utama Brobbey terletak pada kemampuannya menjaga bola.

Atribut ini dinilai mampu memberikan variasi serangan berbeda dibandingkan jika Koeman memasang Memphis Depay sebagai target man.

>>> Kejagung Tetapkan Andri Mulyono Tersangka Korupsi Makan Bergizi Gratis

Mantan pemain Timnas Belanda, Marco van Ginkel, menilai Brobbey layak dipercaya sejak menit awal.