Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Jumat, 12 Juni 2026. Optimisme pasar dipicu oleh potensi kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran serta debut positif saham SpaceX.

Indeks S&P 500 naik 0,5% setelah adanya pernyataan mengenai kesepakatan naskah akhir perdamaian. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi menguat 0,6%.

>>> Mengenal Syamatah, Penyakit Hati yang Dibenci dalam Islam

Saham SpaceX mencatat hasil positif pada hari pertama perdagangannya di Nasdaq.

Saham ditutup pada level US$161,11, naik dari harga penawaran umum perdana sebesar US$135 per saham.

Managing Director Seda Experts Craig Coben mengatakan investor terbelah antara melihat IPO SpaceX sebagai puncak reli pasar saham atau perubahan paradigma dalam menilai saham bertumbuh.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah West Texas Intermediate turun sekitar 4% ke kisaran US$84 per barel.

Penurunan ini dipicu oleh laporan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kepala Strategi Komoditas Global RBC Capital Markets Helima Croft mengatakan pasar masih memperhitungkan kemungkinan tercapainya kesepakatan meskipun ada perbedaan rancangan dan serangan drone yang masih berlangsung.

Sektor domestik AS menunjukkan perbaikan melalui data sentimen konsumen University of Michigan yang meningkat pada Juni seiring penurunan harga bensin.

Penurunan ekspektasi inflasi jangka menengah ini dinilai berdampak pada kebijakan bank sentral.

Ekonom Kepala AS Pantheon Samuel Tombs mengatakan penurunan ekspektasi inflasi jangka menengah mengurangi sebagian tekanan terhadap Federal Reserve.

>>> Amerika Serikat Unggul 3-0 atas Paraguay di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Kendati demikian, ketidakpastian masih membayangi pasar.

Media pemerintah Iran, IRNA, menyatakan Teheran tetap menuntut kompensasi konflik dan tidak akan mengembalikan status Selat Hormuz seperti semula.