Militer AS menyatakan kapal komersial tetap berlayar di jalur logistik seperlima pengiriman minyak dunia tersebut.

"Jika aliran minyak belum pulih sebelum akhir Juli, kombinasi stok yang menipis dan permintaan musiman yang meningkat berpotensi mendorong harga minyak ke kisaran US$ 120 hingga US$ 130 per barel," tulis ING dalam catatannya.

Di sisi lain, Goldman Sachs memangkas proyeksi rata-rata harga Brent untuk 2027 menjadi US$ 80 per barel akibat lonjakan pasokan dan pelemahan permintaan global.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026 menjadi 970 ribu barel per hari.

>>> Donald Trump Beri Dukungan Telepon ke Timnas AS Jelang Lawan Paraguay

Namun, OPEC memperkirakan konsumsi kembali naik pada 2027 sebesar 1,73 juta barel per hari.