Tennessee Wajibkan Bukti Status Hukum untuk Registrasi Kendaraan, Perpanjang SIM Terkait Bahasa Inggris
Tennessee resmi memberlakukan aturan baru yang mewajibkan pemohon registrasi kendaraan menunjukkan bukti status hukum di Amerika Serikat.
Gubernur Bill Lee menandatangani HB 1708/SB 1889 pada 7 Mei 2026. Undang-undang ini mengubah persyaratan registrasi kendaraan sekaligus aturan penerbitan SIM di negara bagian tersebut.
>>> Jeep Luncurkan Edisi Sarge untuk Wrangler dan Gladiator 2027
Setiap warga Tennessee yang ingin mendaftarkan kendaraan atau memperpanjang registrasi kini harus memberikan dokumen yang membuktikan status sebagai warga negara AS, penduduk tetap sah, atau izin tinggal sementara dari pemerintah federal.
SIM Tennessee yang sudah ada, KTP foto, SIM sementara, atau identitas REAL ID dapat memenuhi persyaratan tersebut.
Pendukung aturan ini menilai langkah tersebut menutup celah yang sebelumnya memungkinkan registrasi kendaraan hanya dengan dokumen identifikasi dasar.
Anggota DPR negara bagian Michele Reneau mengatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan keselamatan jalan dan mencegah imigrasi ilegal.
Aturan SIM yang Lebih Nuansa
Bagian SIM dalam undang-undang ini lebih kompleks.
>>> BMW Buka Peluang Lebih Banyak Wagon di AS Setelah Sukses M5 Touring
Beberapa laporan awal menyebut pemohon yang tidak bisa membaca bahasa Inggris hanya akan mendapat SIM satu tahun dengan pembatasan ketat.
Namun, dalam proses legislasi, aturan tersebut diubah. Versi final menghapus pembatasan mengemudi dan persyaratan SIM khusus.
Menurut ringkasan resmi, pemohon yang mengikuti ujian tulis dalam bahasa selain Inggris tetap bisa mendapatkan SIM standar. Namun, SIM tersebut hanya berlaku 36 bulan, bukan masa berlaku normal.
Setelah masa berlaku habis, pengemudi harus lulus ujian tulis dalam bahasa Inggris tanpa bantuan penerjemah, perangkat elektronik, atau alat bantu terjemahan.
Saat ini Tennessee menyediakan ujian SIM tertulis dalam bahasa Inggris, Spanyol, Jepang, Korea, dan Jerman.
>>> Lincoln Corsair Kembali sebagai Hybrid, Diproduksi di China
Undang-undang ini mulai berlaku pada 1 Januari 2027. Namun, instansi negara bagian dapat segera mulai menyiapkan sistem berbagi data dan aturan administratif.
Update Terbaru
Cair Rp3 Juta, Begini Syarat dan Jadwal Pencairan PKH Balita 2026
Selasa / 28-07-2026, 19:28 WIB
Toyota Indonesia Catat Ekspor 3,2 Juta Unit ke 100 Negara, Avanza dan Veloz Paling Laris
Selasa / 28-07-2026, 19:28 WIB
GoPay Alami Gangguan, Pengguna Gagal Bayar Gojek dan Isi Saldo
Selasa / 28-07-2026, 19:28 WIB
Kumpulan Nama Bayi Perempuan Yunani Aesthetic Beserta Arti Lengkapnya
Selasa / 28-07-2026, 19:28 WIB
Panduan Lengkap Isi Survei Lingkungan Belajar 2026: Link Resmi dan Jadwal
Selasa / 28-07-2026, 19:21 WIB
Cek Desil Bansos 2026 via NIK KTP: Panduan Lengkap Online
Selasa / 28-07-2026, 19:21 WIB
Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2026 Masih Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar
Selasa / 28-07-2026, 19:21 WIB
Agustus 2026 Punya Dua Hari Libur Nasional, Cek Tanggalnya
Selasa / 28-07-2026, 19:21 WIB
Erick Thohir: Pemerintah Dukung Penuh Laga Chelsea vs AC Milan di GBK
Selasa / 28-07-2026, 19:14 WIB
Gelombang Mundur Pejabat Bergaji Besar di Awal Pemerintahan Prabowo
Selasa / 28-07-2026, 19:14 WIB
Laba Indosat Melonjak 84,5% Jadi Rp4,31 Triliun di Semester I-2026
Selasa / 28-07-2026, 19:14 WIB
DPR Desak Polisi Ungkap Misteri Kematian Sutrimo, Soroti Busa di Mulut Korban
Selasa / 28-07-2026, 19:14 WIB
Xiaomi Rilis Kulkas Mijia 400L dengan Pintu Prancis, Cocok untuk Dapur Mungil
Selasa / 28-07-2026, 19:07 WIB
Samsung Bocorkan Kemungkinan Baterai Si-C untuk Galaxy S27 Ultra
Selasa / 28-07-2026, 19:07 WIB







