Mantan gelandang Indianapolis Colts, Daniel Adongo, telah dideportasi dari Amerika Serikat oleh otoritas imigrasi federal.

U. S.

>>> Debut Pahit Shin Tae-yong di Persija, Gol Bunuh Diri Radovan Pankov Bawa Persebaya Menang

Immigration and Customs Enforcement (ICE) menyatakan bahwa pria asal Kenya itu dikeluarkan dari negara tersebut pada 20 Juni setelah hakim imigrasi memerintahkan deportasinya pada Maret.

Menurut ICE, Adongo tinggal di AS setelah visanya habis pada 2016.

Ia juga ditahan secara wajib berdasarkan Laken Riley Act, yang mewajibkan penahanan warga non-AS yang melakukan kejahatan tertentu.

Selama dekade terakhir, Adongo ditangkap beberapa kali. Catatan kriminalnya meliputi penangkapan karena intimidasi berat, penganiayaan, dan perilaku tidak tertib.

>>> Vegetarian Lebih Sulit Capai Usia 100 Tahun? Ini Faktanya

Ia juga dihukum pada 2020 karena perusakan barang bukti dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara.

Pernyataan ICE

"Individu berbahaya ini jelas merupakan ancaman bagi masyarakat, yang kini lebih aman setelah ia dideportasi," kata Asisten Direktur Lapangan ICE Chicago, Douglas Thompson.

Thompson menambahkan bahwa mereka yang melanggar hukum imigrasi akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk mantan atlet profesional.

>>> Trik Sederhana untuk Berkomunikasi dengan Kucing Anda

Adongo direkrut ke AS sebagai pemain rugbi sebelum beralih ke sepak bola Amerika. Ia bergabung dengan Colts dan bermain dari musim 2013 hingga 2015.