Oracle Peringatkan Celah Keamanan PeopleSoft Akibat Peretasan Shiny Hunters
Oracle merilis peringatan keamanan kritis kepada pelanggan korporat setelah mendeteksi kerentanan pada perangkat lunak PeopleSoft yang diduga dieksploitasi kelompok peretas Shiny Hunters.
Serangan siber massal ini dilaporkan telah membobol lebih dari 100 organisasi di seluruh dunia, menurut laporan Bloombergtechnoz pada Jumat (12/6/2026).
>>> Review Gerakan Berburu Takjil Tanpa Sampah Plastik di Bulan Ramadan
Perangkat lunak PeopleSoft biasa digunakan oleh perusahaan besar, universitas, dan lembaga pendidikan untuk mengelola sumber daya manusia, sistem penggajian, data mahasiswa, serta administrasi penting lainnya.
Oracle menjelaskan bahwa celah keamanan ini berisiko tinggi karena dapat dieksploitasi langsung melalui jaringan internet tanpa memerlukan autentikasi pengguna.
Penyerang tidak membutuhkan akun, kata sandi, atau akses awal ke sistem untuk mengeksploitasi kelemahan tersebut.
Hingga peringatan resmi diterbitkan, Oracle mengakui bahwa tambalan keamanan atau patch resmi untuk mengatasi celah tersebut belum tersedia.
Perusahaan mengimbau seluruh pengguna PeopleStack untuk segera menerapkan langkah mitigasi darurat guna menekan risiko eksploitasi susulan.
Konfirmasi Mandiant dan Dampak Serangan
Unit keamanan siber milik Google, Mandiant, yang turut menyelidiki insiden ini mengonfirmasi bahwa celah tersebut merupakan bug zero-day yang sama dengan yang digunakan Shiny Hunters.
>>> Peningkatan Ekspor Manufaktur Diminta Tak Ganggu Pasokan Baja Domestik
Mandiant juga mengumumkan telah menghubungi lebih dari 100 organisasi global yang berpotensi terdampak, dengan mayoritas korban berada di Amerika Serikat dan dua pertiga di antaranya merupakan sektor pendidikan tinggi.
“Meski beberapa organisasi berhasil memblokir aktivitas penyerang atau memperbaiki kerentanan, organisasi lainnya mengalami kompromi yang mengakibatkan data curian dipublikasikan di situs kebocoran data milik Shiny Hunters,” tulis Mandiant dalam laporan investigasinya.
Kelompok Shiny Hunters mengklaim telah mencuri ratusan ribu data pribadi sensitif milik mahasiswa dari berbagai kampus yang lumpuh akibat serangan ini.
Data yang dicuri meliputi nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, email, tanggal lahir, jenis kelamin, etnis, status pendaftaran, IPK, jurusan, hingga nomor identitas mahasiswa.
Serangan ini memperpanjang rekam jejak kriminal Shiny Hunters yang kerap mengincar software populer untuk menyerang banyak instansi secara simultan.
>>> Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Dzikir Tauhid Saat Hari Arafah
Dalam setahun terakhir, kelompok peretas ini juga dikaitkan dengan pembobolan platform Salesforce, Gainsight, serta layanan pendidikan Instructure yang terpaksa membayar uang tebusan setelah diretas dua kali pada awal tahun ini.
Update Terbaru
Portronics Tornado Plus 160W: Pembersih Nirkabel Bertenaga Tinggi Diluncurkan
Selasa / 28-07-2026, 19:49 WIB
BoAt Luncurkan Jam Tangan Anak Sailor Nav dan Headphone Sailor Play di India
Selasa / 28-07-2026, 19:49 WIB
REDMI Note 17 5G Resmi Meluncur di India pada 6 Agustus
Selasa / 28-07-2026, 19:49 WIB
BenQ RD270Q Monitor Programming 27 Inci 2K 144Hz Resmi Hadir di India
Selasa / 28-07-2026, 19:49 WIB
Kesepakatan Tiga Perusahaan Buka Jalan Penetapan Hutan Adat Punan Batu
Selasa / 28-07-2026, 19:42 WIB
Come See Mie Fest 2026: Festival Kuliner dengan Nuansa Dunia Fantasi di Bandung
Selasa / 28-07-2026, 19:42 WIB
Hobi Bikin Konten Bawa Almeyda Nayara Raih Beasiswa Kuliah
Selasa / 28-07-2026, 19:42 WIB
Rabbit & Wheels, Merek Apparel Asal Bandung, Kini Hadir di Malaysia dan Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 19:42 WIB
Mazda Resmi Rakit CX-30 di Pabrik Bogor, Langkah Besar di Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 19:35 WIB
5 MPV Termurah di Indonesia Siap Bersaing di GIIAS 2026, Mulai Rp229 Juta
Selasa / 28-07-2026, 19:35 WIB
Mazda Didorong Jadikan Pabrik Bogor Pusat Ekspor ke Australia dan ASEAN
Selasa / 28-07-2026, 19:35 WIB
Harga BBM Hari Ini 28 Juli 2026: Cek Tarif Pertamax hingga Solar di Seluruh SPBU
Selasa / 28-07-2026, 19:35 WIB
Cair Rp3 Juta, Begini Syarat dan Jadwal Pencairan PKH Balita 2026
Selasa / 28-07-2026, 19:28 WIB
Toyota Indonesia Catat Ekspor 3,2 Juta Unit ke 100 Negara, Avanza dan Veloz Paling Laris
Selasa / 28-07-2026, 19:28 WIB







